3 MEI 2017 genap 14 tahun usia Kabupaten Luwu Timur. Setahun tiga bulan pula HM Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam memimpin daerah ini. Berbagai cara ia akan lakukan untuk dapat mewujudkan programnya. Mewujudkan Luwu Timur menjadi Daerah Terkemuka di tahun 2021 merupakan target yang akan mereka capai.
Luwu Timur Terkemuka menjadi tanda tanya sebagian masyarakat. Namun, kebersamaan dan kekompakan kedua pemimpin di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru ini nantinya akan menjawabnya. Pejabat yang ada di masing-masing Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga terlihat bahu membahu mewujudkan program itu.
Dengan kebersamaan, kata Husler, target Luwu Timur Terkemuka dapat tercapai sesuai harapan seluruh masyarakat. “Tidak ada yang tak dapat kita capai, selagi kita masih terus berusaha dan bersama-sama. Optimis itu wajib dan Allah yang menentukan semuanya. Apapun itu akan kami lakukan demi rakyat dan pembangunan Luwu Timur,” kata Husler.
Pria kelahiran Palopo, 19 April tahun 1963 ini juga tidak henti-hentinya menegaskan kepada seluruh pejabatnya untuk selalu menyatukan langkah. Di setiap pertemuan, kalimat tersebut kerap dilontarkannya. Itu ia lakukan hanya untuk mewujudkan harapan seluruh masyarakat sesuai dengan janji politiknya di saat pilkada 9 Desember 2015 lalu.
“Jadilah pemimpin. Jangan jadi pembesar. Pembesar itu tipikalnya pemimpin yang suka dipuji. Jadilah pimpinan yang baik, visioner namun tetap taat aturan. Jangan menjerumuskan pimpinan dengan istilah asal bapak senang. Tapi jadilah bawahan yang mampu memberi saran terhadap berbagai kebijakan yang akan dijalankan,” ujar Husler.
Kepemimpinan Husler dan Irwan ini telah tercatat sebanyak 119 program dan kegiatan yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan jangan Menegah Daerah (RPJMD) yang wajib ia wujudkan. Diantaranya, program bantuan SPP bagi mahasiswa. Bantuan seragam sekolah, dan pembangunan infrastruktur lainnya secara bertahap akan diwujudkan.
Di tahun 2017 ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp13 miliar untuk pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu tanpa memandang derajat seseorang.
Sementara untuk infrastruktur, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah dialokasikan anggaraan sebesar Rp179 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan direalisasikan di sejumlah kegiatan seperti irigasi, air bersih, sanitasi, dan drainase lintas kecamatan dan desa.
Tahun ini juga, pemerintah akan mengerjakan sepanjang 50 kilometer aspal, beton 10 kilometer, jembatan 5 unit, jaringan irigasi 25 kilometer, dan bendung maupun bendungan 5 unit.
Pada sektor kesehatan, pemerintah juga sudah merencanakan pembangunan rumah sakit tipe C di Kecamatan Malili. Untuk tahun ini, Dinas Kesehatan sementara melakukan uji kelayakan dan pengadaan tanah. “Kita juga mengadakan motor operasional sebanyak enam unit untuk bidan, mobil ambulance dan mobil jenazah masing-masing satu unit,” katanya.
Sejak Thorig Husler menggantikan Andi Hatta Marakarma sebagai bupati, sejumlah penghargaan telah diraih. Salah satunya penghargaan yang cukup bergengsi, yakni Plakat Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Di usia 14 tahun Luwu Timur, Husler berharap agar apa yang menjadi kekurangan dirinya bersama wakilnya, Irwan Bachri Syam akan segera ditutupi. Partisipasi ide serta masukan dari masyarakat Luwu Timur sangat dibutuhkan.
”Semoga momen HUT ke-14 menjadi kado terindah bagi masyarakat Luwu Timur. Yakinlah, dimana ada jalan untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan pembangunan, maka itu akan kami tempuh dalam rangka mewujudkan Luwu Timur menjadi daerah terkemuka 2021 mendatang,” tandas Husler. (alpian alwi)
Husler: Apapun Kami Lakukan Demi Rakyat Lutim
