MAKASSAR, BKM–Kontestasi di Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Wali Kota (Pilwali) maupun Pemilihan Bupati (Pilbup) yang digelar serentak Juni 2018 mendatang menjadi strategi tersendiri bagi partai politik di Sulsel. Sejumlah partai membuka pendafataran dan penjaringan, namun tidak sedikit partai politil yang tidak membuka pendaftaran atau penjaringan.
Partai politik yang hampir pasti tidak membuka penjaringan yakni Golkar lantaran sudah menetapkan HAM Nurdin Halid sebagai cagub. “Mekanisme di Golkar itu sudah jalan beberapa waktu lalu setiap DPD II menjaring dan menghasilkan satu nama yakni Pak NH,”ujar Wakil Ketua Golkar Sulsel Risman Pasigai. Selain itu golkar , Partai Nasdem juga tak akan membuka pendaftaran. Nama yang ada selama ini akan dikirim ke DPP untuk menentukan calon gubernur maupun wakil gubernur. Nasdem sudah melirik tiga nama yakni Nurdin Abdullah, Ichsan Yasin Limpo dan Rusdi Masse.
PKS juga tak membuka pendaftaran namun sudah menjaring lewat usulan 24 DPD PKS se Sulsel.
Hal berbeda dengan PPP yang tetap akan membuka pendaftaran. PPP mengontrol 7 kursi di parlemen, sehingga masih membutuhkan 10 kursi tambahan untuk bisa mengusung cagub sendiri. “Jadi saat ini, kita menjadi pendukung salah satu calon Gubernur. Kita akan buka pendaftaran usai Rapimnas. Kita juga akan menunggu hasil survei dan kita akan mengusung calon yang surveinya masuk 4 besar”ujar Ketua DPW PPP Sulsel HM Aras.
Selain PPP, Hanura juga akan membuka pendaftaran. Hanya saja DPP yang membuka pendaftaran sementara DPD Hanura hanya memfasilitasi. “DPP yang turun langsung membuka pendaftaran, kami di DPD hanya memfasilitasi saja,”ujar Ketua DPD Hanura Sulsel H Ambo Dalle.
Belum Ada Parpol Buka Pendaftaran
