Site icon Berita Kota Makassar

Jelang Ramadan, Harga Sembako Naik

LUWU, BKM — Dua pekan jelang bulan ramadhan, harga jual bawang putih, daging dan telur di pasar tradisional modern Belopa, Kabupaten Luwu merangkak naik.
Untuk bawang putih dijual Rp 50 ribu per kilogram (Kg) sementara telur di jual dengan harga Rp 38 per rak hingga Rp 48 ribu sedang daging sapi dikisaran Rp 110 ribu perkilo .
Tingginya harga disebut akibat pasokan yang berkurang.
“Pasokan komoditas bawang putih terbatas, sedangkan permintaan bawang putih cukup tinggi selama libur panjang sepekan terakhir, sehingga harganya naik,” ujar salah seorang pedagang, Weni, Minggu (7/5).
Menurutnya kenaikan harga bawang putih cukup signifikan sejak dua pekan lalu dari Rp 37 ribu menjadi Rp 50 ribu per Kg. Konsumen yang membeli dengan kemasan 1/4 Kg dipatok dengan harga Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu sambil mengurai kenaikan harga bawang putih tidak hanya terjadi di pasar Belopa tetapi di pasar kecamatan lainnya juga harga bawang putih merangkak naik.
Kenaikan harga bawang putih berdampak pada menurunya daya beli masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga. Selain bawang putih, harga bahan pokok lainnya untuk komoditas bumbu dapur seperti bawang merah masih stabil di kisaran Rp 30 ribu per Kg, cabai rawit merah masih di harga kisaran Rp 30 ribu perliter.
Sedangkan bawang merah harga jualnya di kisaran Rp 30 ribu, tomatRp 7 ribu, minyak goreng bimoli Rp 17 ribu perkilo sedang beras Rp 10 perkilo
Suardi salah seorang penjual warung makan di Belopa mengeluhkan naiknya harga bawang putih yang cukup signifikan, sehingga keuntungan yang didapatnya dari menjual makanannya menjadi berkurang.
“Saya mengutamakan kualitas rasa masakan, sehingga takaran bumbu tetap untuk menjaga cita rasa masakan kepada pelanggan, meskipun harga bawang putih mahal,” ujarnya.
Dia mengaku bingung dengan merangkak naik harga bumbu dapur namun demikian Suardi tak mengurangi porsi dagangan makanannya dan tetap menjaga kwalitas rasa masakannya .
“Sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, tentu semua harga bahan pokok, bumbu dapur dan sayur mayur akan naik, sehingga hal tersebut akan menjadi pertimbangan saya untuk menaikkan harga masakan yang dijual,” ucapnya.
Sejumlah konsumen terutama Ibu rumah tangga meminta pemerintah kabupaten Luwu unutuk memantau harga jual bahan pokok jelang bulan Ramadan yang terus merangkak naik.
“Mohon di pantau harga bahan pokoknya, apalagi mau ki puasa, kami terbebani harus mengeluarkan biaya ekstra lagi,”keluh Asma warga Keluragan Senga saat ditemui di Pasar Belopa Minggu (7/5) (wan/C)

Exit mobile version