BANTAENG, BKM — Kepala Dinas Sosial Bantaeng, Andi Irvandi Langgara, Selasa (9/5), mengatakan, Bantaeng salah satu kabupaten di Sulsel yang mengedepankan pembangunan pedesaan.
Hal tersebut menjadi salah satu indikasi Kementerian Sosial RI untuk mewisuda sepuluh desa menjadi Desa Sejahtera Mandiri (DSM). Rencanya, kata Irvandi, Menteri Sosial dijadwalkan tiba di Bantaeng sebelum puasa Ramadhan.
“Insya Allah, ibu Menteri dijadwalkan datang sebelum puasa”, ujar Irvandi
Kadis juga menyinggung indikator keberhasilan pembangunan dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah. Khususnya berkaitan soal penurunan angka kemiskinan.
Kata dia, hal ini dapat dibuktikan dengan berkurangnya jumlah rumah yang wajar memperoleh bantuan melalui program rutilahu (rumah tidak layak huni).
Dikemukakan Karaeng Ippang (sapaan Andi Irvandi), jika merujuk ke tahun 2015, jumlah rutilahu di sepuluh desa yang mendapat bantuan, sebanyak 300 unit. Setiap desa dari sepuluh desa tersebut, berjumlah tiga puluh rutilahu.
Kemudian, lanjut Kadis, 2016 jumlahnya berkurang menjadi lima rutilahu pada sepuluh desa yang sama. “Dengan berkurangnya jumlah ini, berarti menunjukkan indikator penurunan angka kemiskinan”, ujarnya.
Menurutnya, diantara upaya yang dilakukan dalam rangka menekan angka kemiskinan adalah, memberdayaan masyarakat melalui program bantuan sosial.
Misalnya, kata diam, menciptakan lapangan kerja dalam wujud pemberian bantuan ternak. Dimana, lanjut Kadis, kelompok ini mampu mengembangkan peternakan kambing menjadi sumber mata pencaharian mereka.
Ditambahkan Kadis, pihaknya terus berupaya memilah permasalahan sosial yang muncul setiap saat, untuk kemudian mencari solusi terbaik dalam kerangka kemajuan Bantaeng. (wam/C)
10 Desa Ditetapkan Jadi DSM
