LUWU,BKM–Sebanyak 19 Bakal Calon Bupati Luwu mengikuti diskusi Pilbup berkualitas dan damai yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Hotel Subur Belopa, Selasa (16/5).
Ke 19 bakal calon bupati masing-masing Patahuddin, Buhari Kahar Mudzakkar, Syukur Bijak , Basmin Mattayang, Syaifuddin Kasim, H Ismail, H Lahmuddin, Amru Saher, Bachrianto Bahtiar, Nasution, Dr Syaifuddin Kasim, Basri Annas, Sarce Bandaso, Emi Tallesang, Evi Pakulu, Sul Arrahman, Wahyu Napeng, Tabi Pasenggong, dan Rusli Sunali yang di wakili tim suksesnya.
Kepala Kesbangpol Luwu, Alim Bahri, mengatakan kalau tujuan dari kegiatan ini, untuk memberikan pemahaman kepada para bakal calon, parpol, serta masyarakat mengenai tahap penetapan pemilu.
“Forum diskusi politik ini kita hadirkan para balon dan parpol untuk memberitahukan tahapan penetapan Pilkada Luwu 2018 mendatang. Kita berharap agar demokrasi kita berasaskan Pancasila, melalui itu kita bangun kedamaian dalam Pilkada mendatang,” ujarnya.
Ketua KPU Luwu, menyampaikan rancangan tahapan Pilbup, namun tahapan ini masih merupakan perkiraan saja karena ketetapan mengenai tahapan, program jadwal Pilbup serentak merupakan kewenangan KPU RI. “Penyampaian tahapan ini merupakan inisiatif yang merupakan perkiraan saja karena mengenai ketetapan tahapan Pilkada serentak merupakan kewenangan KPU RI,”papar, Abd Thayyib Wahid.
Thayyib menambahkan, kalau di Kabupaten Luwu, masih ada sekitar 30 ribu warga yang belum melakukan perekaman, untuk segera di data guna pemutahiran data dan daftar pemilih.
“Terkait tahapan Pilkada ini sama tahun sebelumnya, namun hanya tanggal yang berbeda,”jelasnya.
Narasumber lainnya yakni Prof DR H Lauddin Marsuni, SH MH menyampaikan soal pengertian demokrasi Pancasila guna memberikan pemahaman agar masyarakat sadar dan ikut serta dalam menetukan pemerintahan kedepannya. “Dalam Etika politik dalam demokrasi Pancasila yakni kesadaran seseorang dalam keikutsertaan menentukan pemerintahan sesuai dengan dasar negara,”paparnya. (wan/rif/c)