Site icon Berita Kota Makassar

Bawang Putih di Pasar Terong Rp38 Ribu, Hypermart Rp59 Ribu

MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang bersama Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU), Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rijal melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Terong dan dua retail, Selasa (16/5). Sidak dilakukan untuk mengetahui stok dan harga kebutuhan pokok di pasaran menjelang ramadan.
Sidak diawali di Pasar Terong Makassar. Di sana, rombongan memantau sejumlah komoditi. Khususnya beberapa jenis barang yang harganya kerap berfluktuasi. Seperti bawang putih dan bawang merah.
Di pasar tradisional tersebut, bawang putih dijual pada harga Rp38 ribu per kilogram untuk harga distributor. Tapi itu masih stok lama. Minyak goreng Rp11 ribu. Sementara untuk stok beras aman.
Usai sidak di Terong, rombongan berpindah ke Hypermart dan Lotte Mart Panakkukang. Di sana, ditemukan perbedaan harga yang cukup mencolok untuk harga bawang merah.
Di Hypermart, harga salah satu bumbu dapur utama itu Rp39.800 per kilogram. Sementara bawang putih Rp59 ribu per kilogram. Untuk minyak goreng harganya mulai Rp11 ribu per liter, dan daging Rp80 ribu per kilogram.
Ada yang menarik ketika rombongan menuju ke tempat penjualan daging. Karena tak ada satupun display daging yang dipajang.
Wagub dan rombongan bertanya-tanya. Nanti setelah ditanyakan, daging-daging dikeluarkan dari gudang. Setelah dikonfirmasi, ternyata alasannya, alat pendingin display rusak.
Di Lotte Mart harga daging Rp98.800 per kilogram. Tidak banyak juga yang terlihat dipajang pada display penjualan. Sementara harga bawang merah Rp31.500 per kilogram, dan bawang putih Rp59.900 per kilogram.
Ketua KPPU Pusat, Syarkawi Rauf menjelaskan, setelah melakukan peninjauan, secara umum stok kebutuhan pokok di pasar cukup aman dan terjamin. Namun masih ada beberapa catatan yang harus dibenahi. Misalnya harga minyak goreng di pasaran masih Rp11 ribu ke atas. Sementara harga yang ditetapkan pemerintah Rp10 ribu.
“Jadi untuk stok dan harga relatif stabil,” ungkapnya.
Menyikapi harga bawang putih yang mahal, Syarkawi mengatakan 97 persen bawang putih yang beredar di Indonesia itu impor dari Cina.
KPPU meminta jangan ada yang berani mempermainkan harga, karena ada sanksi tegas yang menanti.
Satgas pangan dari polri dan pemerintah daerah akan tegas menindak spekulan yang berani ambil keuntungan saat permintaan kebutuhan pokok mengalami peningkatan. “Sanksinya bisa berupa pidana atau pencabutan izin usaha, ” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengemukakan, untuk Sulsel saat ini, berdasarkan laporan, stok kebutuhan pokok seperti gula, beras, minyak goreng, dan lainnya, mencukupi hingga Idul Adha mendatang.
“Pasokan jelang ramadan berdasarkan laporan Dinas Perdagangan untuk beras aman untuk 26 bulan. Daging empat sampai lima bulan. Daging ayam lima bulan lebih. Jadi kebutuhan selama ramadan sampai Idul Fitri bahkan sampai Idul Adha, insya Allah cukup,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, setelah mengunjungi tiga tempat penjualan kebutuhan pokok, ditemukan ada varian harga. Terutama bawang putih. Harga di retail lebih mahal dibanding pasar tradisional.
“Jadi masyarakat kalau mau beli bawang putih sebaiknya ke pasar tradisional,” ungkapnya.
Untuk gula, lanjutnya, harga sudah seragam sesuai imbauan pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram. Tinggal harga daging yang dinilainya tidak pasti, berapa dilempar ke pasaran. Karenanya dia meminta wali kota dan aparat untuk mengawasi, jangan sampai ada yang bermain.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan, pihaknya sudah punya pengalaman setiap tahun menjelang ramadan, cara menangani harga dan menjaga stok kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya, terus melakukan pengawasan melekat terkait pergerakan harga barang dan menjaga pasokan tetap cukup.
“Kita semua berjaga-jaga. Memantau pergerakan inflasi, bagaimana rantai pasok, bagaimana pasar-pasar bisa dikendalikan. Itu akan kita kontrol dengan baik. Intinya koordinasi dan antisipasi,” ungkapnya. (rhm/rus)

Exit mobile version