RAMADAN punya makna yang dalam bagi orang nomor satu di Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Di bulan penuh berkah ini, selain dimanfaatkan untuk tetap bekerja seperti biasa, juga digunakan untuk memaksimalkan ibadah.
Laporan: Rahmawati Amri
DI sela-sela kesibukannya sebagai gubernur, Syahrul tak lupa untuk menambah amalan-amalan wajib maupun sunnah. Walaupun jadwal tidur malamnya sudah sangat sedikit, namun dia tetap menyempatkan diri untuk bangun salat tahajjud. Selain itu, jika ada waktu lowong, diusahkan untuk tadarrusan.
Sejak memimpin daerah ini, diakui waktu untuk berkumpul dengan keluarga sangat sulit. Sehingga ramadan dipergunakan untuk bisa sahur bersama keluarga. Sementara saat buka, hanya momen-momen tertentu dia bisa bersama keluarga.
“Saya itu jam-jam sembilan malam baru bisa kumpul dengan keluarga. Itupun kalau tidak ada agenda tambahan,” jelas Syahrul di kantor gubernur, Senin (29/5).
Selama ramadan ini, agenda Syahrul memang tambah padat. Dia harus melakukan safari ramadan ke berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. Selain itu, kegiatan amaliah ramadan juga ditingkatkan.
Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, gubernur dua periode ini tidak punya kiat khusus. “Yang jelas saya terus aktif bekerja. Jangan diam. Saya tipikal orang yang tidak bisa diam. Karena kalau diam, saya sakit,” terangnya.
Soal menu favorit selama ramadan, mantan bupati Gowa dua periode itu termasuk orang yang tidak pilih-pilih makanan. Namun, tetap ada menu favorit yang bisa menggugah seleranya selama berpuasa. Utamanya saat sahur, menu andalannya adalah ikan kering.
“Saya tidak bisa makan tanpa ikan kering. Saya itu pasti ada ikan kering. Mau itu lure atau jenis lain,” katanya.
Diapun tidak segan-segan turun langsung ke dapur untuk masak makanan yang diinginkan. Seperti dilakukan Minggu malam. Ia meracik kudapan berupa kentang goreng dengan nugget.
Disebutkan, makanan enak itu adalah makanan yang dia buat sendiri.
“Kalau saya mau makan yang enak, saya suka buat sendiri. Saya dengan telor didadar kasi kornet,” bebernya.
Begitu juga saat berbuka puasa. Menu yang harus ada adalah kopi. Syahrul juga mengaku menyukai kue resoles dan bikandoang.
“Menu buka puasa yang penting ada kopi,” serunya.
Syahrul Yasin Limpo mengatakan, menu berbuka puasa lainnya yang menggugah selera adalah es teler. Ia kemudian berbagi tips menimmatinya.Kata dia, es teler akan lebih enak jika dicampur dengan buah alpukat, buah sirsak ditambah susu. (*/rus)
