PASANGKAYU, BKM — Banjir luapan Sungai Martajaya setinggi 60 centimeter, telah melumpuhkan jalan trans Sulawesi. Bahkan, akibat luapan ini telah merendam puluhan rumah warga di Kelurahan Martajaya, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu malam (3/6).
Meluapnya Sungai Martajaya disebabkan intensitas hujan yang tinggi sejak dua hari terakhir di wilayah Kabupaten Matra. Air luapan Sungai Martajaya ini pun telah menggenangi jalan trans Sulawesi. Sehingga antrean panjang kendaraan tak bisa terhindarkan.
Selain merendan jalan trans Sulawesi, banjir juga merendam dua kantor pemerintahan Pemkab Matra dan membuat sebuah saluran air di Dusun Lelumpang amblas hampir setengah bahu jalan. Akibatnya, setiap kendaraan yang akan melintas harus ekstra hati-hati.
Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah segera membangun tanggul penahan banjir agar warga di Kelurahan Martajaya dapat terhindar dari musibah banjir. Apalagi, banjir seperti ini setiap tahun harus menimpa warga Kelurahan Martajaya.
I Yoman Suartika, Kepala Dusun Taman Indah, mengatakan, banjir luapan Sungai Martajaya sudah sering terjadi. Namun hingga kini, pemerintah daerah belum juga membuat tanggul penahan banjir. Sehingga warga Kelurahan Martajaya menjadi langganan banjir,” ujarnya. (ala/mir/c)