MAKALE, BKM — Bencana longsor terjadi Selasa (6/6) sekitar pukul 16.30 Wita di Tendangkulang Salubarani Kecamatan Gandangbatu Sillanan sekitar 29 Km dari Makale. Material longsor menutupi badan jalan poros provinsi Enrekang-Toraja hingga menimbulkan kemacetan panjang.
Material longsor cukup besar dari pohon pinus dan batu serta tanah menutupi badan jalan.
Petugas dengan menggunakan alat berat milik PT Nindya Karya langsung membersihkan material longsor dengan pengawasan dari Polsek Mengkendek Gandasil Semuel Pulung.
Kapolsek Mengkendek Gandasil Semeul Pulung di lokasi kejadian mengatakan tidak ada korban jiwa insiden longsor tersebut. Namun tugas kepolisian mendesak bagaimana arus lalulintas segera normal seperti biasa.
Sementara Kepala BPBD Alfian Andi Lolo mengatakan wilayah dan kawasan Tana Toraja rawan longsor ketika curah hujan tinggi. Untuk itu masyarakat dihimbau mawas diri dalam beraktivitas.
Pasalnya, wilayah Tana Toraja khususnya kecamatan Gandasil telah dideteksi pihak BPBD sekitan titik potensi longsor susulan terjadi sebelumnya sudah ada longsor skala kecil materialnya dari batu besar terhambur ke badan jalan.
Menghindari terjadi korban jiwa, masyarakat diminta terus menjaga keselamatan utamanya jika hujan deras tiba.
”Kita bersyukur atas kerja keras semua pihak arus lalulintas Toraja-Makassar sudah lancar,” imbuh Alfian. (gus/C).
Tator juga Diterjang Longsor
