Site icon Berita Kota Makassar

Fadli “Padi” Buka Bisnis Baru di Makassar

MAKASSAR, BKM– Vokalis ternama Fadli “Padi” ternyata tertarik membuka bisnis baru di Makassar. Sebelumnya sejumlah artis Ibukota juga memfokuskan membuka cabang usaha di Makassar, karena dinilai Makassar adalah kota yang menjanjikan.
Hanya saja, bisnis yang dijalankan Fadli bukan pada kuliner tetapi bidang jasa yang ia namai “Techerpreneur”. Bersama dua orang rekannya Muhammad Eka Prachandra (Candra) dan Andi Muhammad Ikhlas (Ikko), ia resmikan bisnis tersebut di Kantor Mec Indonesia, Jalan Dr. Ratulangi No 7 Makassar, Kamis (8/6) malam.
Fadli yang juga mengisi acara “Diskusi Hebat” ini mengatakan, jika bisnis ini sifatnya adalah investasi. Setiap orang yang bergabung diharapkan dapat berinvestasi untuk nantinya akan dilatih supaya memiliki skill yang mumpuni dalam dunia kerja maupun usaha. “Jadi bisnis ini kurang lebih adalah bisnis yang menampung orang-orang dan mewadahi mereka yang belum memiliki pekerjaan supaya bisa memiliki pekerjaan,” katanya.
Selain skill kemampuan kerja dan usaha, mitra yang bergabung nantinya akan dilatih pula kemampuan berbicara dan komunikasinya. Hal ini bertujuan menjadikan mereka orang-orang yang terampil menjaring relasi.
Setelah dilatih, para mitra tersebut nantinya akan ditempatkan ditempatkan di beberapa cabang Mec Indonesia untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan usaha yang ada diperusahaan tersebut.
Mec Indonesia sendiri adalah induk perusahaan dari Teacherpreneur. Mec Indonesia yang saat ini bergerak di bisnis pendidikan dan intertainment telah memiliki 23 cabang di seluruh Indonesia. Meliputi daerah Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
CEO Mec Indonesia yang juga merupakan rekan bisnis Fadli, Muhammad Eka Prachandra atau biasa dipanggil Candra mengaku optimis dengan usaha yang didirikannya bersama Fadli. Baginya saat ini banyak sekali orang-orang yang masih belum memiliki pekerjaan dan tidak memiliki wadah untuk bekerja. “Saat ini banyak masyarakat, khususnya di Makassar yang belum memiliki pekerjaan. Makanya kami hadir untuk memberikan solusi tersebut,” kata Candra.
Setelah bekerja di beberapa cabang Mec Indonesia, para mitra nantinya akan diberikan modal sebesar Rp 50 juta untuk melanjutkan mendirikan usaha sendiri. “Jadi mereka berinfestasi, belajar, dan kemudian mengembangkan dirinya sendiri menjadi pengusaha,” tambah Candra.(nug/war/b)

Exit mobile version