MAMUJU, BKM — Diawal pemerintahannya, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) melakukan pertemuan dengan warga mandar yang ada di perantauan. Itu dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan meminta dukungan dalam memimpin pemerintahan di Sulbar lima tahun ke depan.
Setelah melakukan silaturahmi dengan warga Mandar di perantauan Makassar pekan lalu, Sabtu, 10 Juni 2017, bertempat di Ballroom Hotel Swiss Bell Palu. ABM didampingi jajaran Pemprov Sulbar melakukan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) yang ada di Sulteng
Ketua Umum KKMSB Sulteng, Baharuddin H Tanriwali, mengatakan, dirinya sangat berbangga dan bersyukur atas kunjungan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar. Karena diawal kepemimpinannya melakukan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan warga Sulbar yang ada di Palu.
Kepada Gubernur Ali Baal Masdar, Baharuddin melaporkan, jumlah penduduk Sulteng berkisar 2,8 juta jiwa lebih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 persen di antaranya berasal dari etnis Mandar, dan mendiami sepanjang pesisir pantai Sulteng kurang lebih 4.700 km mulai dari Suremana hingga Komenei kepulauan.
Tidak hanya itu, lanjut Baharuddin, putra dan putri Mandar yang ada di Palu telah banyak memberikan kontribusi positif. Sehingga mampu menempati berbagai elemen-elemen penting di lapisan masyarakat, mulai dari unsur kepemimpinan legislatif, dunia pendidikan, khususnya di perguruan tinggi, perdagangan, dan sektor lain, sejumlah putra putri mandar turut memegang andil, dan semua patut dibanggakan.
”Di Universitas Tadulako, dosen-dosen banyak dari warga Sulbar. Begitu pun di eksekutif, dan sektor lain, kita warga Mandar di perantauan tidak ketinggalan. Kami masyarakat Sulbar yang ada di Palu, meski di perantauan akan terus mendukung pemerintahan gubernur ke depan,” kata Baharuddin.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, pada kesempatan tersebut mengawali sambutannya dengan penyampaian terimakasih atas dukungan masyarakat Sulteng terhadap pemerintahannya lima tahun ke depan.
Disetiap pertemuan, termasuk dengan masyarakat Sulbar di Sulteng, Gubernur ABM mengingatkan agar warga muslim tetap menjaga kekompakan, keamanan, dan ketertiban. Sehingga pelaksanaan ibadah puasa berjalan aman, lancar, dan mendapat berkah dari Allah SWT.
Terhadap warga Mandar di Sulteng, ia berharap masukan, dukungan, dan kritikan untuk membawa pemerintahan Sulbar ke depan menjadi lebih maju dan malaqbiq. Di hadapan masyarakat Mandar di Sulteng, mantan bupati Polman tersebut juga menyampaikan bahwa hingga saat ini APBD Sulbar masih sangat rendah dibanding daerah lainnya.
Meski demikian, akan berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik kepada masyarakat, dan menjadikan masyarakat Sulbar sejahtera dan berkeadilan
”Beberapa program telah berjalan saat ini. Kita juga telah membentuk tim penyusun RPJMD untuk lima tahun ke depan. Kepada semua kabupaten kita juga telah meminta masukan dan usulan programnya untuk selanjutnya akan dibahas bersama dengan tim yang melibatkan sejumlah pihak yang akan membantu dalam penyusunan RPJMD. Dari usulan tersebut, akan dilihat program apa saja yang akan diselaraskan dengan visi misi, sehingga terjadi sinergitas,” kata lelaki dua anak tersebut.
Kepada masyarakat Sulteng juga menyampaikan, sebelum ke Palu, juga menyempatkan berkunjung meninjau bendungan yang ada di Mamuju Utara yang masih membutuhkan perhatian Pemprov Sulbar, dengan harapan bendungan tersebut berjalan optimal sehingga Matra juga bisa menjadi penghasil dan penopang lumbung beras.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Asisten I, Nur Alam Tahir, Ketua Umum KKMSB Sulteng, Baharuddin H Tanriwali, Wakil Bupati Matra, Muhammad Saal, kepala dinas kehutanan Palu, sejumlah tokoh masyarakat Mandar yang ada di Palu, para pimpinan OPD Pemprov Sulbar dan undangan lainnya. (ala/mir/c)
ABM Sambangi Warga Mandar di Palu
