Site icon Berita Kota Makassar

Air Hujan Genangi Sejumlah Ruas Jalan

MAKASSAR, BKM– Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar, Minggu (11/6) siang hingga sore mengakibatkan sebagian ruas jalan tergenang air.
Berdasarkan pantauan Jalan Rappocini, depan Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan AP Petta Rani tak luput dari genangan.
Genangan air yang mencapai betis orang dewasa tersebut, berdampak pada pelambatan arus lalulintas. Sejumlah kendaraan yang mengarah dari arah AP Petta Rani menuju Jalan Rappocini dan Urip Sumoharjo memilih menghindari genangan dengan mengarahkan kendaraan ke aera yang lebih tingggi.
Tak sedikit kendaraan yang memaksakan melintas di genangan banjir menjadi mogok, seperti mobil yang mengangkut kayu mogok tepat di ujung Jalan AP Petta Rani di bawah Jembatan Fly Over.
“Ini baru 2 jam hujan sudah banjir. Bagaimana kalau berhari-hari. Pemerintah harus mengantisipasi banjir,” kata Rijal yang ditemui di Jalan AP Petta Rani.
Senada yang dikemukakan Hidayat warga Jalan Samata, Gowa mengaku kesulitan melewati Jalan AP Petta Rani karena genangan terlalu tinggi. “Saya takut motorku kemasukan air hujan, sehingga saya lebih memilih berhenti berteduh dulu,” tuturnya.
Sebelumnya Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum menyiapkan anggaran sebanyak Rp19 miliar untuk pembangunan 70 titik drainase di dalam kota, guna mengantisipasi banjir dan genangan di musim penghujan akhir tahun ini.
Kepala Bidang Drainase dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Muhammad Fuad Azis bahkan mengklaim Kota Makassar siap menyambut musim hujan pertengahan tahun. ” Sebenarnya kita lakukan persiapan pembenahan terhadap saluran drainase bukan hanya karena menyambut musim penghujan. Tetapi awal tahun kemarin, kita sudah lakukan pembenahan kegiatan proyek seperti pengerukan di saluran-saluran terserier,” ungkapnya saat mengikuti rapat di gedung DPRD Makassar, Jumat (9/6) lalu.
Dia menyebut Dinas PU menyiapkan anggaran sekitar Rp19 miliar untuk rehabilitasi saluran drainase. Dan pemeliharaan saluran drainase sebesar Rp8 miliar.
“Pemeliharaan itu ini semacam kegiatan pengerukan sedimentasi di saluran. Tidak perlu menunggu jelang musim, tapi setiap saat kita lakukan pemeliharaan,” jelasnya.
Untuk jangka panjang, Dinas PU bakal membangun 70 titik drainase baru yang tersebar di 14 kecamatan, sehingga drainase ini, aliran air hujan akan bermuara di saluran drainase baru ini.
Adapun drainase yang akan dibangun ini untuk pembangunan draianase jenis tersier (selokan) rencana pembangunan drainase ini berada di Jalan Dg Ramang, Jalan Prof Basalamah, Jalan Mannuruki, Kampung Bangkala di Manggala, dan sejumlah titik yang belum memiliki drainase.
“Pembangunan dan pemeliharaan itu akan berjalan di bulan ini, kita sudah melakukan tender. Insya Allah sudah ada pemenangnya kita langsung action di lokasi,” ucapnya. (ita)

Exit mobile version