MAMUJU, BKM — Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) dalam menyikapi anggota dewan yang malas hadir berkantor dan mengikuti rapat. Tidak tanggung-tanggung, ABM meminta legislator atau anggota dewan yang malas untuk tidak digaji.
Ditemui usai rapat paripurna di gedung DPRD Sulbar, Selasa kemarin (13/6), ABM mengungkapkan, dalam rapat paripurna Laporan Pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2016, anggota dewan yang hadir hanya 13 orang.
”Kami meminta anggota dewan yang malas untuk tidak diberikan gajinya. Jika dia malas hadir, maka perlu ada evaluasi. Yang jelas, dalam rapat paripurna yang berlangsung tadi (kemarin, red), hanya dihadiri sekitar 13 orang anggota dewan. Kalau mereka tetap digaji, maka itu sama halnya mereka telah merugikan negara dan masyarakat,” tandas ABM.
Gubernur Sulbar justru berharap, agar angka kehadiran para anggota dewan dapat lebih ditingkatkan. Sehingga dapat tercipta suatu sinergi antara dewan dan pemerintah dalam membangun daerah demi masyarakat Sulbar.
ABM pun berjanji ke depannya akan melakukan perbaikan sistem dalam melaksanakan program APBD 2018. Sehingga anggaran APBD bisa efektif dan tidak terkesan membagi-bagi anggaran APBD yang merupakan uang negara.
Mengenai urusan pembangunan infrastruktur, ABM mengatakakan, maka itu sepenuhnya dilakukan di Bappeda. Sehingga program dan anggaran yang ada pada setiap APBD, ke depan akan terarah dan sangat jelas sesuai pada kehendak dan harapan masyarakat Sulbar.
Untuk itu, ABM juga meminta kepada pihak SKPD lingkup Pemprov Sulbar utamanya pada Dispenda Sulbar untuk tetap fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pihak Sispenda dapat melaksanakan program peningkatan PAD. Soalnya, PAD harus lebih di tingkatkan demi untuk memajukan pembangunan di Sulbar ini,” papar ABM. (ala/mir/c)
Gubernur Minta Legislator Malas tidak Digaji
