MAMUJU, BKM — Setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo pada 12 Mei lalu, Gubernur Sulbar, H Ali Baal Masdar melakukan kunjungan kerja perdana ke Pemerintah Kabupaten Mamuju, Selasa (13/6).
Kunjungan tersebut dimanfaatkan Bupati Mamuju, H Habsi Wahid untuk meminta arahan agar program kerjanya dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar. Tidak menyia-nyiakan waktu, ia bahkan meminta gubernur untuk bersama-sama membenahi infrastruktur. Utamanya jalan di Kecamatan Bonehau dan Kalumpang yang merupakan salah satu jalan nasional di Kabupaten Mamuju.
Bupati Mamuju menyebutkan, anggaran yang ada di Kabupaten Mamuju belum dapat memenuhi semua kebutuhan infrastruktur setiap kecamatan. Sementara, prioritas pertama Pemkab Mamuju tahun 2017 adalah pembangunan infrastruktur dan pengelolaan tata ruang wilayah kabupaten.
”Kami di Kabupaten Mamuju tentu tidak bisa menyelesaikan semua dengan keterbatasan anggaran yang kami miliki. Dimana sekarang ini, sekitar Rp1,030 triliun. Kalau kita coba mengalokasikan anggaran ini, yaitu sebanyak 55 persen masuk biaya tidak langsung dan 45 persen biaya langsung. Ini kendala kami,” jelas Habsi Wahid.
Gayung bersambut, permintaan bupati Mamuju tersebut diterima gubernur Sulbar. Dimana, mantan bupati Polewali Mandar dua periode ini optimis akan terjadi perubahan yang signifikan di Provinsi Sulbar dalam 2 tahun pertama masa jabatannya.
”Terkait jalan Bonehau Kalumpang, kita akan ambil alih. Insya Allah Pemprov akan ambil alih. Untuk tahun ini mungkin belum, karena anggaran sudah berjalan. Tahun 2018 kita akan coba kerjakan kesana sampai selesai. Insya Allah 2 tahun atau pada 2019 sudah selesai,” sebutnya.
Ia meyakini, perubahan di Provinsi Sulbar dapat berjalan dengan tetap menjaga sinergitas antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten berikut pemerintah desa. (ala/mir/c)
Gubernur Janji Ambil Alih Infrastruktur Jalan Bonehau-Kalumpang
