MASING-MASING anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mempunyai figur dan penilaian sendiri terhadap calon yang bakal menjadi calon sekkot Makassar.
Hamzah Hamid misalnya. Ia menjagokan Abdul Rahman Bando. Selain sebagai pamong senior, saudara kandung Bupati Enrekang, Muslimin Bando itu merupakan pejabat yang memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi.
“Sekda harus orang yang mempunyai dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap pimpinan. Itu ada pada Rahman Bando. Kalau mau ditanya yang layak dilihat dari pengalaman, maka Pak Kadis Perikanan dan Pertanian yang cocok,” kata Hamzah Hamid, kemarin.
Selain Abdul Rahman Bando, Ketua Fraksi PAN DPRD Makassar ini menyebut nama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Andi Bukti Djufri dan Asisten II, Takdir Hasan Saleh. ”Dua nama ini layak bersaing menjadi sekda,” ucapnya.
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara mengatakan, figur sekkot harus mempunyai pengalaman masing-masing. Hasil kerjanya juga sudah terlihat. “Saya agak sedikit sulit untuk menentukan,” ujarnya.
Meski begitu, legislator Fraksi Demokrat ini menyatakan, ada beberapa figur yang memang hasil kerjanya sudah terlihat dan patut diusulkan. Seperti Erwin Syafruddin Hayya yang cukup paham soal keuangan dan asset pemerintah kota. Termasuk A Irwan Bangsawan.
Sedangkan Basdir, anggota DPRD Makassar lainnya, menuturkan secara keselurahan calon harus punya pengalaman. Namun yang perlu dikritisi adalah komitmen untuk tidak menyalahgunakan jabatan bagi kepentingan pribadi. (ita/rus)
Ini Nama yang Dijagokan Anggota Dewan
