SIDRAP, BKM — Insiden pengeroyokan terjadi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidrap, Kamis (15/6) pagi. Salah seorang staf Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), IM menjadi korbannya.
Pengeroyokan yang diduga bermotifkan perseingkuhan itu, memaksa Sekretaris Dinas Dikbud Sidrap, Hj Nasabong melarikan IM ke RSUD Nene Mallomo (Nemal), Pangkajene untuk mendapatkan perawatan.
Akibat pengoroyokan tersebut, kepala IM terluka akibat tertusuk gunting oleh pelaku. Sejumlah rekan korban menyebutkan bahwa empat wanita yang menyerang IM itu, tiba-tiba saja muncul di ruang staf Bidang Dikdas Dinas Dikbud Sidrap. Salah satu dari pelaku terlihat membawa sebuah gunting rambut.
Pelaku yang datang dalam keadaan marah-marah langsung menganiaya korban. Awalnya salah satu pelaku bermaksud untuk menggunting rambut IM memakain gunting. Namun entah kenapa tiba-tiba mengenai kepala korban.
Insiden pengeroyokokan IM mendapat perhatian khusus dari atasannya, Syahrul Syam. “Sebenarnya saya tidak ada di tempat saat kejadian. Informasinya pun baru saya dengar,” ujar Kabid Dikdas Dinas Dikbud Sidrap itu, saat dikonfirmasi terpisah.
Sejauh itu, Syahrul belum bisa memastikan apakah benar motif perselingkuhan yang menyebabkan salah seorang anak buahnya itu
dikeroyok empat wanita. “Soal motif, itu saya belum tahu,” kata Syahrul.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidrap, Nur Kanaah. Ia juga baru mengetahui persoalan tersebut.
”Iya ndi, saya baru mengetahuinya. Makanya langsung saya telepon bu sekretraris untuk memastikan persoalan itu,” ujarnya.
Menurutnya, pengeroyokan tersebut memang dipicu oleh persoalan pribadi antara korban dan pelaku. “Itu sudah ditangani pihak berwajib,” ucapnya.
Peristiwa pengeroyokan IM kini dalam proses penyelidikan polisi. “Kasusnya tengah kami selidiki. Anggota sementara mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti,” ujar Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong, kemarin. (ady/rus/b)
Staf Disdikbud Dikeroyok, Diduga Perselingkuhan
