MAKASSAR, BKM — Teka-teki tentang siapa pelaksana tugas (plt) sekretaris kota (sekkot) Makassar, terjawab sudah. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin sudah meneken surat keputusan (SK) yang diusulkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Ternyata, nama yang tercantum dalam SK tersebut bukan yang selama ini ramai dibicarakan.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Danny Pomanto di kantor gubernur mengatakan, calon Plt Sekkot Makassar adalah pejabat senior berinisial AB. Spekulasi pun mencuat. Ada dua nama pejabat pemkot yang diketahui identik dengan inisial itu.
Masing-masing Andi Bukti Djufrie dan Abd Rahman Bando. Andi Bukti saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP). Sementara Rahman Bando kini menduduki posisi Kadis Kelautan dan Perikanan.
Tapi, ternyata bukan dua nama itu yang diusulkan Danny, sapaan akrab wali kota. Melainkan Andi Baso Amiruddin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar.
Nama mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar ini sebelumnya tidak digadang-gadang masuk bursa plt sekkot. Karena namanya yang cukup populer adalah Baso Amiruddin. Dia jarang menggunakan andi di depan namanya. Sehingga jika namanya diinisialkan, jadinya BA. Bukan AB.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kepada wartawan, kemarin membenarkan telah ada SK Plt Sekkot Makassar. ”Iya, itu orangnya ada di atas (ruangan sekprov),” ujarnya.
Diapun menyambung kalimatnya dengan nada bercanda. ”Kau sukajikah itu? Kalau tidak, saya tidak tanda tangan SKnya,” celetuknya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo membenarkan jika SK plt sekkot sudah ditandatangani gubernur. Nama yang tertera pada SK tersebut memang Baso Amiruddin.
”Iya, Pak Gubernur sudah tanda tangan SKnya. Pak Baso Amiruddin yang jadi plt sekkot,” terangnya.
Danny yang dikonfirmasi terpisah, mengatakan Baso Amiruddin dipilih untuk menjadi plt sekkot, karena telah memenuhi kriteria. Yaitu eselon I dengan pangkat/golongan IV/c, serta pejabat paling senior di Pemkot Makassar.
”Dipilih karena paling senior dan pangkatnya paling tinggi. Secara umur juga sudah tidak bisa lagi ikut seleksi sekkot definitif,” ujar Danny, kemarin.
Sebelumnya, Danny menyampaikan plt sekkot akan bertugas usai lebaran. Bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Ibrahim Saleh selaku sekkot karena memasuki masa purnabakti.
Kepala BKPSDMD, Baso Amiruddin cukup kaget mendengar namanya direstui gubernur untuk menjadi Plt Sekkot Makassar. Tidak banyak kalimat yang disampaikannya, selain pernyataan siap menerima amanah yang dipercayakan kepadanya.
”Terus terang, saya belum tahu. Tapi yang jelas saya selalu siap ketika diminta untuk sebuah jabatan. Termasuk sebagai plt sekkot. Itu juga masih lama. Selesaipi lebaran,” kata pejabat yang biasa disapa Baso ini. (rhm-arf/rus)
Jadi Plt Sekkot, Baso Bertugas Usai Lebaran
