MAKASSAR, BKM — Siapa yang akan menjadi pasangan Agus Arifin Nu’mang pada kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) 2018 mendatang? Pertanyaan itu terus menggelinding bagai bola salju, yang hingga saat ini belum ada jawaban pastinya.
Namun, pertemuan antara Agus yang juga wakil gubernur Sulsel itu dengan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Aliyah Mustika Ilham di rumah jabatan wakil wali kota Makassar, Syamsu Rizal, Jumat malam (30/6) lalu setidaknya telah menjadi sinyal. Kemungkinan besar keduanya akan berpasangan di pilgub.
Apalagi, dalam kegiatan berbalut silaturahmi pascalebaran Idul Fitri itu hadir sejumlah petinggi Partai Demokrat. Diantaranya Andi Alfian Mallarangeng, Muh Jafar Hapsah serta Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe.
Agus sendiri sudah menyampaikan niatnya kepada mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin untuk menggandeng Aliyah di pilgub mendatang.
Saat ini Agus sudah mengantongi rekomendasi dari Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad dan akan ditindaklanjuti di tingkat DPP PKB. Hasil pemilihan legislatif (pileg) 9 April 2014 lalu, PKB Sulsel mengontrol tiga kursi di parlemen. Sementara Demokrat mengontrol 11 kursi. Jika keduanya jadi berpasangan, maka masih membutuhkan tambahan minimal tiga kursi lagi.
Agus sendiri mengakui jika peluangnya untuk berpaket dengan Aliyah tinggal menunggu restu dari DPP Partai Demokrat. “Insya Allah, masih menunggu restu dari DPP Partai Demokrat,” ujar mantan ketua DPRD Sulsel ini, kemarin.
Pengamat politik dari Universitas Bosowa, Dr Arief Wicaksono melihat peluang kedua figur ini untuk berpasangan di pilgub sangat terbuka. ”Keduanya merupakan kombinasi birokrat-politisi yang memiliki kedekatan dengan partai politik. Pak Agus misalnya, yang sudah mendapatkan rekomendasi dari PKB yang memiliki tiga kursi dan Bu Aliyah yang merupakan kader Partai Demokrat. Selain itu, baik Pak Agus maupun Bu Aliyah juga sama-sama memiliki basis massa tradisional. Hal itu akan sangat menguntungkan keduanya,” kata Arief.
Selain itu, tambahnya, Agus dan Aliyah juga sama-sama terjaring dalam beberapa hasil survei yang digelar sejumlah lembaga dan telah diekspose.
Meskipun begitu, Arief mengingatkan, bahwa kerja-kerja tim lapangan dan konsultan politik tetap merupakan prasyarat mutlak untuk dapat mengkalkulasi peluang dan kekuatan rencana paket tersebut.
Tak jauh berbeda yang dilontarkan pengamat politik Dr Hidayat Nahwi Rasul. Menurut dia, Agus dan Aliyah memiliki peluang yang sangat besar untuk bersama di pilgub.
“Peluang untuk berpaket sangat besar. Karena Aliyah Mustika menjadi satu-satunya figur Demokrat untuk menjadi 02 di pilgub Sulsel,” ujar Hidayat kemarin.
Jika Aliyah bisa menang berpasangan dengan Agus, kata Hidayat, tentu akan memperkuat konstalasi politik Demokrat pada pilpres 2019. Akan muncul figur alternatif selain Joko Widodo dan Prabowo Subianto. “Karena itu kita optimistis Agus akan menjadi pasangan Aliyah maju ke pilgub Sulsel,” jelas Hidayat.
Hal sedikit berbeda dikemukakan pengamat politik, Dr Azwar Hasan. Menurutnya, paket Agus-Aliyah itu tergantung Partai Demokrat. “Tentu tergantung Partai Demokrat, sebab Ibu Aliyah di Demokrat. Kalau Partai Demokrat memutuskan mendukung ibu Aliayah, maka peluangnya berpaket oke,” ujar Azwar.
Meski belum dapat dipastikan untuk berpasangan di pilgub, namun Azwar memuji keduanya dan sangat tepat, lantaran Aliyah dan Agus juga cocok dari segi geopolitik dan gender. (rif)
Optimisme Agus-Aliyah Berpasangan di Pilgub
