SIDRAP, BKM — Banjir kiriman yang sudah mencapai atap rumah panggung milik warga Wette’e Kecamatan Panca Lautang, Minggu (25/6) membuat warga setempat resah. Akibatnya, shalat Idul Fitri pun terpaksa dilakukan atas atap rumah.
Hal sama juga menimpa warga di Alau Salo, Belawa, Kabupaten Wajo.
Pasalnya, masjid yang setiap hari ditempati shalat ikut terendam banjir akibat luapan Danau Sidenreng dan Danau Tempe, dengan ketinggian air mencapai lima meter.
Warga yang hidup sebagai besar nelayan di perbatasan Sidrap dan Wajo itu tetap antusias menjalankan shalat Id meskipun di atap salah satu rumah warga.
Jamal, pemilik rumah yang ditempati warga shalat ini mengku, terharu melihat warga Wette’e dan Alau Salo antusias melaksanakan shalat Id meskipun dengan kondisi yang memprihatinkan.
“Kami shalat di atap rumah, karena banjir sejak awal puasa lalu dengan ketinggian mencapai lima meter,” ujarnya
Warga lainnya Risma mengaku, ikut bersama warga melaksanakan shalat id di atap rumah. (ady/C)
Terendam Banjir, Warga Shalat di Atap rumah
