Site icon Berita Kota Makassar

Sekjen Golkar Siapkan Sanksi Bagi Pembelot

MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kembali menegaskan bila akan menyiapkan sanksi kepada para pengurus maupun kader yang sudah terbukti membelot dan tidak taat pada azas partai. Untuk itu, DPP akan menerapkan peraturan organisasi (PO) kepada kader yang membelot dari usungan Partai Golkar. Hal tersebut dikemukakan Sekjen DPP Golkar Idrus Marham, Senin (3/7). Idrus beralasan telah banyak menerima laporan kader yang membelot, bahkan mensosialisasikan calon lain. “Kita sudah menerima identitas kader yang melawan keputusan partai. Tinggal kita tunggu nama-namanya dari Golkar Sulsel. Tentu ada sanksi untuk mereka,’ucap Idrus tanpa merinci sanksi apa yang akan diberikan.
DPP Golkar juga akan menyerahkan langsung rekomendasi resmi pengusungan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel kepada HAM Nurdin Halid dan Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz), Rabu (5/7) besok.
Penyerahan rekomendasi dilakukan dalam acara Halal bi Hahal DPD Golkar Sulsel di Gedung Indoor Telkom Pettarani, Makassar.
Penyerahan rekomendasi akan dihadiri ratusan tokoh yang berasal dari 24 kabupaten kota di Sulsel.
Rekomendasi usungan Golkar rencanya akan diserahkan langsung Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto. “Inilah bakal calon gubenrur dan wakil gubernur yang paling pertama memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU Sulsel,”ujar Juru Bicara Partai Golkar Sulsel Risman Pasigai, Senin kemarin.
Soal waktu dan tempat deklarasi NH-Aziz, Risman mengaku bila akan dibahas setelah rekomendasi diterima. “Setelah rekomendasi sudah diserahkan kepada kami, barulah kami akan bicarakan waktu pelaksanaan deklarasi,”jelas Risman yang juga Ketua Bidang Organisasi Golkar Sulsel.
Terkait rancangan koalisi yang sedang dibangun Golkar selama ini, Risman mengaku tetap berjalan. “Rancangan koalisi dengan Partai Gerindra, Demokrat, PDI Perjuangan, Hanura, dan PPP tetap berjalan,”pungkas Risman. (rif)

Exit mobile version