Site icon Berita Kota Makassar

Danny Kantongi Pejabat yang Dimutasi Bulan Ini

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memastikan menggelar mutasi pejabat di jajarannya. Pergeseran itu akan dilaksanakan akhir bulan ini.
Ada banyak pejabat di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bakal tergusur dan berpindah. Mereka masuk dalam kategori berkinerja buruk.
Selain kepala OPD, sejumlah camat dan lurah masuk dalam gerbong mutasi kali ini. Termasuk beberapa kepala sekolah (kepsek).
Tentang siapa saja yang akan dimutasi, wali kota masih memilih menutupnya rapat-rapat. Nama-nama tersebut telah dikantongi oleh Danny. Orang nomor satunya Makassar ini masih berharap, seluruh pejabat mampu memperlihatkan perubahan nyata dengan menunjukkan kinerja terbaiknya.
”Bulan ini, selesai pelantikan ketua RT dan RW. Kalau kinerjanya masih kurang pasti dimutasi. Namanya sudah ada. Termasuk lurah, camat dan kepala sekolah. Janganmi saya sebut namanya dan dari mana. Yang jelas, nama-namanya sudah ada,” tandas Danny, Selasa (4/7).
Pemimpin Makassar berlatar belakang arsitek ini, menyebut jumlah lurah yang akan dimutasi jauh lebih banyak dari camat, yang disebutkan hanya beberapa orang. Sementara bagi camat yang bakal digeser, sebelumnya telah dilakukan evaluasi kinerja dalam beberapa bulan terakhir.
Kepastian Danny untuk melakukan mutasi terhadap pejabatnya, mendapat dukungan dari anggota DPRD Makassar. Alasannya, saat ini sejumlah OPD di lingkup pemkot tengah mengalami penurunan kinerja. Sehingga diharapkan, pejabat baru yang dihasilkan mutasi ini bisa lebih maksimal dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
Ketua Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara meminta Danny untuk memutasi pejabat yang kurang inovasi, lalai menjalankan tugas, kurang inovasi, dan menjadi beban di pemerintahan.
“Pejabat seperti itu sebaiknya diganti saja. Masih banyak orang di pemerintahan Pak Danny yang mau bekerja dan membantu dalam mewujudkan cita-cita dan harapan rakyat Kota Makassar,” kata Abdi Asmara di gedung DPRD Makassar, kemarin.
Ketua Fraksi Demokrat ini mengklaim, Danny Pomanto telah memiliki catatan kritis terhadap kinerja seluruh kabinetnya. Mutasi harus secepatnya dilaksanakan agar yang jadi beban dan tidak bisa melaksanakan program segara tergantikan.
”Sebagai wali kota, Pak Danny tentu sudah punya catatan dan evaluasi terhadap seluruh pejabatnya. Mulai dari kabag, camat, lurah hingga kepala dinas,” tandas Abdi.
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Busranuddin Baso Tika meminta agar Danny dalam mutasi ini, memilih orang-orang yang tidak mempunyai kompetensi dan kinerja baik. Dengan begitu, mereka bisa membantu wali kota untuk merealisasikan semua program yang telah disusun.
”Harapan kami, pejabat terpilih nantinya adalah mereka yang mempunyai kompetensi dan bisa membantu wali kota merealisasikan semua program pemkot. Khususnya di bidang pelayanan dan infrastruktur. Pejabat yang ditempatkan bekerja sesuai tupoksi, profesional dan pro rakyat,” ujarnya. (arf-ita/rus)

Exit mobile version