PAREPARE, BKM — Komando Resimen (Korem) 142/ Taro Ada Taro Gau (Tatag) menggelar Halal bihalal di Rumah Dinas Kaman Korem 142/Tatag di Kota Parepare, Senin (3/7).
Dalam acara tersebut dihadiri langsung Komandan Korem 142/Tatag Kolonen Inf. Taufiq Shobri, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Dandim se Korem 142/tatag, Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi dan jajarannya, Komandan Brimob Detasemen B Pelopor Polda sulsel serta pejabat lingkup Brimob, Ketua FKPPI Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, dan Ketua Persit Korcam 142/tatag dan sejumlah ketua Persit Dandim se Korem 142/tatag.
Dalam sambutannya, Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf. Taufiq Shobri, meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Parepare atas keterlambatan pelaksanaan Halal Bihalal yang digelar di Kota Parepare ini.
“Saya mewakili jajaran Korem 142/Tatag meminta maaf kepada seluruh warga Kota Parepare, dan jajaran karna halal bi halal baru sedianya digelar pada senin hari ini,”katanya.
Dia mengatakan, kejadian itu akibat pindahnya markas Korem 142/Tatag yang saat ini bermukim di Mamuju Sulawesi Barat, sehingga semua agenda pelaksanaan Idul Fitri itu diselenggarakan di Makorem baru.
“Kami baru sempat lakukan di Parepare karena selama sepekan ini kita masih aktif di makorem baru dan mengunjung beberapa titik di wilayah hukum Korem 142/Tatag, sehingga kami baru sempat si Kota Parepare,”jelasnya.
Taufiq, menuturkan, untuk Korem 142/Tatag sendiri memiliki tiga posko korem yakni, Posko Makassar, untuk menangui Pangkep dan sekitarnya, Posko Parepare, dan posko Pusat di Makorem Kabupaten Mamuju.
“Jadi kami punya tiga posko korem yang kuta bentuk dalam menangani wilayah Korem 142/Tatag yang memiliki daerah lintas Sulawesi Barat dan Sulawesi selatan,”tutur Mantan Dansat 81 Kultor ini.
Mantan Komandan satuan Penanggulangab Teroris ini, berpesan kepada setiap jajarannya agar tetap menjaga solidaritas di setiap wilayahnya, sehingga terjalin silaturrahim yang baik antara sesama khususnya di Kota Parepare ini.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menuturkan, kalau dirinya mengaku setelah mendapatkan kabar pindahnya Makorem di Kabupaten Mamuju membuat dirinya sedih dengan kabar tersebut.
“Saya sebenarnya sedih juga pindahnya Makorem ke Mamuju karna di Parepare merupakan miniatur Indonesia, yang semua golongan ada didalamnya dan tentunya ini perlu menjadi perhatian khusus,”ujarnya.
Dia mengungkapkan, kalau di Parepare sendiri pihak pemerintah tentunya menginginkan kebersamaan dan silaturrahim yang baik sehingga Parepare tetap tercipta kondisi yang aman dan nyaman. (smr/D)
Korem 142 Halal hi halal
