Site icon Berita Kota Makassar

Underpass Ditutup, Macet Lagi

MAKASSAR, BKM — Underpass Simpang Sayang akhirnya ditutup. Kendaraan yang sebelumnya bisa melewati terowongan tersebut kembali dialihkan ke ruasa jalan yang berada di kiri dan kanan atas underpass.
Tunel bawah tanah itu sempat dibuka dan digunakan para pengguna jalan selama kurang lebih 17 hari. Tepatnya pada tanggal 19 Juni lalu, atau H-7 sebelum lebaran.
Sedianya, jalan tersebut kembali ditutup pada H+7 lebaran lalu. Namun, melihat kondisi arus balik yang masih banyak, jalan itu baru ditutup setelah H+10.
Akibatnya, arus lalulintas yang sebelumnya lancar saat underpass dibuka, saat ini kembali mengalami kepadatan. Malah, dari arah Maros menuju Makassar terjadi kemacetan yang cukup panjang.
Salah seorang pengguna jalan, Muhammad Rusli mengeluhkan kemacetan yang terjadi. Lelaki yang bekerja sebagai sopir truk di salah satu perusahaan konstruksi itu, mengaku cukup kewalahan menghadapi kemacetan yang terjadi di sekitaran simpang lima tersebut.
“Terpaksa mamiki sabar hadapi macet karena ditutup lagi underpass. Mudah-mudahan pekerjaannya bisa cepat selesai dan underpass bisa digunakan seterusnya,” kata Rusli, kemarin.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII, Malik yang dikonfirmasi, membenarkan penutupan tersebut. Menurutnya, underpass ditutup karena ada pekerjaan pemasangan balok girder tepat di depan SMK Darussalam, Mandai.
Pemasangan tersebut tidak bisa dilakukan jika underpass beroperasi alias dibuka. Selain menghambat pekerjaan, juga bisa berbahaya bagi para pengguna jalan.
“Iya, underpass kami tutup lagi tadi (kemarin) sekitar pukul 11.00 Wita. Ditutup karena mau pasang balok girder di depan Darussalam,” ungkap Malik kepada BKM, Rabu (5/7).
Selain itu, lanjutnya, pekerjaan finishing berupa penyelesaian dinding underpass juga akan dirampungkan. Pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan penutupan kembali underpass itu dilakukan.
Jika kondisinya memungkinkan dan tidak terlalu berisiko dibuka saat pekerjaan masih berjalan, underpass bisa dibuka kembali. Demikian pula sebaliknya.
“Kami belum bisa memastikan sampai kapan underpass ditutup dan dibuka kembali. Yang jelas, kami harus terus menggenjot pekerjaan yang tersisa karena target perampungan pekerjaan semakin berkurang,” terangnya.
Ditargetkan keseluruhan pekerjaan bisa diselesaikan 11 Juli 2017 mendatang. Undarpass Simpang Sayang ini memiliki panjang mencapai 1,05 km, dengan panjang terowongan 110 meter dan lebar beton 20,6 meter. (rhm/rus)

Exit mobile version