Site icon Berita Kota Makassar

Dewan: Perlihatkan Kinerja Dulu

ANGGOTA Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Zaenal M Betta menegaskan, ketua Rukun Warga dan Rukun Tetangga yang baru terpilih jangan dulu mengutamakan gaji, tetapi kedepankan kinerja. ” Pelantikan saja baru diagendakan, jangan mi dulu bicara soal berapa gajinya tapi bagaimana kerjanya nanti, karena itu pasti akan ikut penilaian, “ungkapnya saat di gedung DPRD Makassar, Jumat (7/7).
Legislator Fraksi PAN itu menuturkan, jika seorang ketua RT/RW sudah memperhitungkan persoalan gaji tanpa kinerja yang maksimal maka sudah seharusnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
” Tidak masalah kalau mereka mengundurkan diri, ini menandakan mereka tidak mampu karena belum ada kerja sudah persoalkan gaji, “ujarnya.
Bahkan menurutnya, gaji sebesar Rp250 ribu itu hanya diperuntukkan bagi ketua RT yang baru terpilih. ” Kalau mereka mau sabar dan bekerja dulu dan perlihatkan kinerjanya, pasti dinaikkan ji insentifnya karena itu berasal dari APBD juga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Makassar lainnya, Abdi Asmara, menuturkan, tidak masalah jika sudah ada beberapa ketua RT yang ingin mundur karena menerima honor rendah hanya Rp250 ribu. Itu menandakan mereka tidak berniat mengayomi warganya dan hanya mengukur dari pendapatan.
” Itu haknya mereka mau mengundurkan diri, kan ada ji yang mau gantikan mereka. Terpenting mereka siap bekerja, soal gaji itu persoalan bagaimana kinerja mereka,” tuturnya.
Legislator Fraksi Demokrat ini juga menegaskan, ketua RT dan Rw itu menerima uang operasional yang bersumber dari APBD. Sehingga nantinya mereka akan membuat sistem pelaporan sebagai bentuk pertanggungjawaban RT dan RW terhadap uang operasional yang mereka terima.(ita)

Exit mobile version