MAKASSAR, BKM — Misi PSM untuk meraih poin penuh saat menjamu tamunya, Barito Putera gagal terwujud. Dalam lanjutan laga Liga 1 Gojek Traveloka di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (18/7) sore, kedua tim hanya bermain imbang 1-1.
Hasil ini membuat pelatih PSM, Robert ‘Menner’ Rene Albert meradang. Gol PSM dicetak Ferdinand Sinaga di menit ke-31. Sedangkan gol Barito dicetak David Laly pada menit ke-72.
Sejak kickoff dibunyikan wasit, PSM langsung mengambil inisiatif menyerang. Pada menit ketiga, striker M Rahmat langsung mengancam gawang Barito lewat aksi solo runnya di daerah pertahanan lawan. Namun, tendangan Rahmat masih terlampau pelan dan dapat ditangkap oleh kiper Aditya Harlan.
Tak cukup sampai disitu, M Rahmat kembali menebar ancaman. Namun, tendangan dari luar kotak penalti yang dilesakkannya masih bisa ditepis kiper Barito.
Striker PSM, Reinaldo mendapat kesempatan untuk menjebol gawang lawan. Memanfaatkan umpan pojok, pemain asal Brasil ini menyundul bola tapi masih bisa dijinakkan Aditya.
PSM akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-31. Bermula dari serangan balik, Klok kemudian memberi umpan kepada Ferdinand Sinaga yang berhasil melewati kiper lawan. Sinaga melakukan tendangan kaki kiri yang menjebol gawang Barito. Skor 1-0 untuk PSM bertahan hingga jeda.
Di babak kedua Barito Putera berusaha keluar dari tekanan. Akselerasi kapten tim, Rizky Pora cukup merepotkan sisi kiri pertahanan PSM.
Barito meningkatkan tempo serangan guna menyamakan kedudukan. Kolaborasi Matias Cordoba, Rizky Pora, dan Yongki silih berganti membongkar lini pertahanan PSM yang digawangi Ardan Aras.
Tapi beberapa kali usaha pemain Barito menembus gawang Syaiful selalu gagal. Rizky Pora mendapat peluang melalui tendangan bebas dan sepakan dari luar kotak penalti, tetapi belum menjebol jala PSM.
Robert memasukkan Titus Bonai menggantikan Ghozali Siregar. Sementara Jacksen F Tiago memasukkan David Laly menggantikan Paulo Sitanggang.
Sinaga mendapat peluang pada menit ke-65. Namun, tendangan kaki kirinya di dalam kotak penalti masih menyamping di sisi gawang lawan.
Pada menit ke-72, pendukung tuan rumah terdiam. Ini setelah David Laly berhasil menjebol gawang PSM. Tendangan datar kaki kirinya tak mampu diblok kiper Syaiful.
Di sisa waktu pertandingan PSM gagal menambah gol. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Atas hasil ini, PSM berada di peringkat kedua dengan raihan 28 poin dari 15 kali berlaga. Adapun Barito Putera berada di posisi kesembilan dengan raihan 23 angka dari 15 kali bermain.
Usai pertandingan, coach Robert mengaku tak habis pikir dengan kegagalan timnya meraih poin penuh atas Barito. ”Pemain lengah dalam mengawal para pemain lawan, makanya mereka bisa dengan leluasa memainkan bola di area berbahaya hingga lahir gol David Laly,” tandas Robert.
Sementara CO PSM, Munafri Arifuddin mengaku kecewa dengan hasil yang diraih Ardan Aras dkk.
”Kita tentu kecewa karena harapan untuk tetap berada di papan atas klasemen sementara tidak terwujud,” tukasnya. (arf-ila)
Misi Gagal, Robert Meradang
