Site icon Berita Kota Makassar

Masuk Bursa Calon Menteri, SYL: Saya Siap Diperintah

MAKASSAR, BKM — Isu reshuffle kabinet kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini tengah berembus. Sejumlah menteri yang dinilai tidak memiliki kinerja maksimal akan diganti. Informasi yang beredar, reshuffle itu akan dilakukan pascalebaran Idul Adha.
Salah satu nama yang menguat mengisi jabatan menteri itu adalah Syahrul Yasin Limpo, yang saat ini menjabat sebagai gubernur Sulsel. Namanya menguat menduduki posisi Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkum HAM).
Bukan tanpa alasan nama orang nomor satu di Sulsel itu digadang-gadang menjadi menteri di kabinet Jokowi. Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini dinilai berkinerja baik.
Selama memimpin Sulsel, pertumbuhan ekonomi di daerah ini tumbuh cukup signifikan. Selain itu, berbagai penghargaan sebagai salah satu indikator keberhasilan memimpin daerah diraihnya.
Informasi jika SYL akan melenggang ke Jakarta semakin kuat terdengar ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla mendadak berkunjung sekitar pukul 20.00 Wita ke rumah jabatan gubernur, Jalan Sungai Tangka, usai lebaran Idul Fitri, Selasa (27/6) lalu.
Kunjungan open house JK ke SYL ini bisa dibilang pertama kali sejak Syahrul menjabat sebagai gubernur Sulsel. Banyak pihak yang menduga kedatangan JK sekaitan dengan rencana reshuffle kabinet.
Ketika dikonfirmasi seputar namanya yang digadang-gadang sebagai calon menteri, Syahrul tidak mau berkomentar banyak. Dia menegaskan, dirinya fokus kerja.
“Pendapatku tidak ada. Saya kerja saja. Saya tidak tahu. Saya juga baru dengar informasi itu. Saya tidak mau pedulilah. Pokoknya saya mau kerja,” ungkap Syahrul, Kamis (20/7).
Dia menekankan, sebagai orang Bugis Makassar, dia akan terus bekerja maksimal sesuai tugas pokok dan fungsinya. Sehingga apapun yang diperintahkan bangsa dan negara, dia siap melaksanakan.
“Yah saya ini orang Sulawesi Selatan. Orang Bugis Makassar pekerja. Mau kerja. Sepanjang itu untuk negara dan bangsa, saya siap diperintah. Yang perintah saya rakyat,” pungkasnya.
Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe yang dimintai tangapannya soal masuknya nama SYL dalam nursa kabinet Jokowi-JK, menjawab datar. ”Namanya juga wacana. Belum bica dikomentari,” tulis Wakil Ketua DPRD Sulsel itu melalui pesan WhatsApp, kemarin.
Legislator Golkar Sulsel, Dr Rahmansyah yang juga dimintai tanggapannya, mengaku belum mendapat informasi. “Saya belum tahu, Daeng. Kalau memang seperti itu adanya, ya Alhamdulillah,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gowa ini.
Terpisah, Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Andi M Yusran Paris mengaku sangat bendukung jika mantan ketua Golkar Sulsel ini masuk kabinet. “Yah kita doakan saja beliau (SYL) semoga menjadi tokoh nasional,” ucap Yusran Paris. (rhm-rif/rus)

Exit mobile version