MAKASSAR, BKM — Sebuah platform e-commerce atau bisnis online yang menggabungkan berbagai konsep bisnis online di dalamnya, kini hadir di Makassar. Bisnis online itu diberi nama mise.id.
Co-Founder mise.id, Harry Karundeng, Rabu (19/7), mengatakan, Mise.id hadir dengan menggabungkan konsep tradisional dan konvensional selling. Juga digital selling concept yang memanfaatkan e-commerce dan sosial media (Sosmed).
Menurut Harry, mise.id menerapkan model bisnis drop shipping dengan mengkombinasikan dengan e-catalog, konevensiobal selling, affliate marketing/system agent, socio commerce dan Multi Level Marketing (MLM) concept.
Konsep tersebut dinilai sebagai konsep baru dalam e-commerce. Dia menangkap peluang ini karena pasar online tumbuh dengan pesat, serta bisnis ini juga dimulai tanpa modal. ”Setiap orang yang berminat cukup mendaftar ke mise.id. Lalu, membuka toko. Dia bisa mengambil barang yang ada dalam e-catalog dan memasukkan atau memasarkan ke toko online-nya,” ujarnya.
Lanjut Harry mengatakan, sejak diluncurkan pada Januari 2017 lalu, sudah ada sekitar 20 ribu orang yang mendaftar di mise.id. ”Dari jumlah tersebut, ada 15 ribu orang yang membuka toko online di seluruh Indonesia,” katanya.
Harry mengakui, pada saat ini transaksi mise.id mencapai Rp10 miliar setiap bulannya. ”Mise.id rutin memberikan hadiah kepada shogun yang melakukan penjualan tertinggi,” katanya.
Sementara Shogun asal Sulsel, Darmia, mengakui kalau dirinya baru bergabung di mise.id pada Maret lalu. Dalam dua bulan terakhir, dirinya berhasil membukukan penjualan mencapai Rp153 juta.
”Rata-rata penjualan saya setiap bulannya Rp70 juta lebih. Sedangkan keuntungannya di atas Rp10 juta per bulan,” ujarnya. (mir)
Mise.id Padukan Konsep Tradisional dan Konvensional
