MAKASSAR, BKM — Kerukunan Keluarga Kepulauan Buton (Kepton) di Makassar akan menggelar halal bi halal di Hotel Grand Clarion, 12 Agustus mendatang. Halal bi halal ini adalah yang pertama kali setelah selama puluhan tahun tak pernah dilaksanakan.
Rencananya, dalam halal bi halal ini panitia mengundang Pelaksanan Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Tenggara, HM Saleh Lasata dan enam kepala daerah di wilayah Kepton. Keenam kepala daerah tersebut adalah Wali Kota Baubau, Plt Bupati Buton, Bupati Buton Utara, Bupati Wakatobi, Bupati Buton Selatan dan Bupati Buton Tengah.
“Selain para kepala daerah, sejumlah pejabat juga akan diundang. Diantaranya anggota DPD RI dan DPR RI asal Kepton. Termasuk sejumlah sesepuh masyarakat Buton atau Kepton yang bermukim di Makassar,” jelas Ketua Panitia Halal bi Halal, Laode Dedy Kaimuddin usai rapat di Warkop Olala, Jalan Boulevard Makassar, Jumat (21/7) sore.
Bukan itu saja. Dedy menjelaskan, panitia juga akan mengundang Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan jika masyarakat Buton atau Kepton yang ada di Makassar juga eksis dan ikut bersama-sama warga yang lain membangun Makassar.
“Acara ini nanti diisi dengan pagelaran seni dan budaya yang dibawakan adik-adik mahasiswa Kepton yang ada di Makassar. Sekaligus untuk memperkenalkan budaya Buton di Makassar,” ujar pengusaha yang juga politisi Partai Demokrat Kota Makassar ini.
Adapun beberapa persembahan budaya di antaranya tari lindi dan manca. “Kita akan permantap persiapan pagelaran seni. Setelah rapat ini nanti akan kita lakukan rapat selanjutnya,” tutup Dedy.
Dalam rapat yang dihadiri beberapa warga Buton diantaranya Dr Tasrifin Tahara, Yamid Moersidi dan Muh Arsan Fitri ini mengemuka rencana menggagas kembali organisasi kerukunan masyarakat Buton di Makassar.
Menurut Tasrifin Tahara, jumlah orang Buton di Makassar cukup banyak. Namun, karena tidak ada lagi wadah pemersatunya, jarang sesama orang Buton bertatap muka. “Tapi nanti kita akan sowan dengan sejumlah tokoh Buton di Makassar untuk meminta saran dan arahan tentang hal tersebut,” kata Ketua Program Studi Antropologi Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.
Tasrifin berharap kegiatan ini bisa berlangsung sukses. Untuk itu, butuh dukungan masyarakat Kepton yang ada di Makassar. “Di Makassar ini ada beberapa jabatan yang dipercayakan kepada orang Buton. Seperti Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof Dr Sumbangan Baja, Kepala Humas Unhas, Dr Ishaq Rahman dan Ketua Bawaslu Sulsel, HL Arumahi,” ujar Tasrifin. (*)
