MAKASSAR, BKM — Sejarah baru kembali ditorehkan Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar. Lembaga pendidikan dan latihan (diklat) pelayaran ini untuk pertama kalinya melaksanakan ujian keahlian pelaut (UKP) secara mandiri.
UKP berlangsung selama empat hari di Aula Kampus Polimarim. Dimulai Senin (24/7) dan berakhir Kamis (27/7). Sebanyak 413 taruna taruni mengikuti ujian ini.
Terdiri dari pra prala untuk ANT-III 100 orang dan ATT-III 103 orang. Sementara pascaprala, untuk ANT III sebanyak 112 orang dan ATT-III 112 orang. Jalannya ujian dipantau langsung Dewan Penguji Keahlian Pelaut (DPKP) pusat.
Sekretaris DPKP Pusat, Indra Muda yang ditemui usai UKP, mengapresiasi Polimarim AMI karena mampu melaksanakan ujian secara mandiri. Dari hasil pemantauannya, semua berlangsung dengan baik dan lancar. Tidak ada kendala berarti yang ditemukan.
”UKP ini pertama kali dilaksanakan Polimarim AMI Makassar secara mandiri. Tidak muda bagi sebuah lembaga diklat untuk melaksanakan UKP sendiri. Salah satunya harus sudah diapprov, serta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan IMO (International Maritime Organisation). Semua itu telah dipenuhi Polimarim AMI Makassar sehingga dinyatakan layak melaksanakan UKP sendiri,” terang Indra Muda.
UKP pertama kali ini masih dilaksanakan secara manual alias tertulis. Ke depan, DPKP berharap Polimarim AMI bisa menggelar UKP dengan sistem CBA (Computer Based Assessment). Karena dengan CBA, akan mempermudah dan mempersingkat waktu sampai pada pelaksanaan pengumuman hasil ujian hingga mendapatkan sertifikat.
”Jadi nanti akan menggunakan komputer. Dengan sistem CBA, hasilnya bisa dengan cepat diketahui. Kalau sebelum-sebelumnya makan waktu satu bulan, dengan CBA sisa satu minggu,” terang Indra lagi.
Karena itu, manajemen Polimarim AMI diminta untuk mempersiapkan fasilitas pendukung bagi terlaksananya ujian CBA. Seperti komputer dan server khusus yang hanya dimiliki DPKP.
”Server khusus ini bisa dimiliki oleh lembaga diklat yang melaksanakan ujian sendiri. Tapi yang lebih penting, Polimarim mesti menyiapkan terlebih dahulu komputernya,” tandas Indra.
Menindaklanjuti hal itu, Direktur Polimarim AMI Makassar, Amrin A Rani berjanji akan segera merealisasikan pengadaan komputer dalam waktu dekat. Ia berharap, UKP berikutnya sudah bisa dilaksanakan dengan menggunakan CBA. (rus)
DPKP Pantau UKP Mandiri Polimarim AMI
