MAKASSAR, BKM–Pasangan bakal calon gubernur HAM Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) tetap memiliki niat untuk membangun koalisi dengan sejumlah partai politik. Untuk itu, pasangan NH-Aziz terus mendekati elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) maupun Partai Hanura. Partai Golkar dengan 18 kursi diparlemen diprediksi belum cukup percaya diri ikut bertarung sebelum mendapatkan dukungan partai politik lain.
Untuk itu, beringin rindang ini terus meyakinkan PDIP dan Partai Hanura yang dikenal sebagai partai pengusung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 nanti. “Kita upayakan itu terjadi, sampai saat ini peluang itu sangat terbuka,”ujar Ketua Bapilu Golkar Sulsel HA Kadir Halid di Gedung DPRD Sulsel, Senin (24/7).
Kadir Halid yang juga ketua Komisi E DPRD Sulsel mengemukakan bila Golkar dan NH terus menjalin komunikasi dengan elit parpol, khusunya Hanura dan PDIP. “Bahkan peluang Hanura untuk berkoalisi dengan Golkar sudah mencapai 80 persen,”ujar Kadir yang tak lain adalah adik kandung NH ini.
Jika koalisi Golkar, Hanura dan PDIP terbangun, maka praktis pasangan NH-Aziz mendapat dukungan kursi sebanyak 29, karena Hanura mengontrol 6 kursi dan PDIP 5 kursi.
Sebelumnya, Ketua Bappilu PDIP Sulsel Iqbal Arifin mengaku bila koalisi Golkar dengan PDIP sangat terbuka. Iqbal beralasan bila PDIP dengan Golkar memiliki komitmen yang sama yakni ingin memenangkan Joko Widodo di Pilpres mendatang. “PDIP sejak awal sangat terbuka untuk berkoalisi dengan Partai Golkar di sejumlah kontestasi. Apalagi dengan tujuan politik secara nasional.
NH-Aziz Optimistis Dapat Dukungan Hanura dan PDIP
