MAKASSAR, BKM– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar bekerjasama dengan Kodam XIV Hasanuddin menggelar bela negara bagi pelajar tingkat SMP di Kota Makassar. Bela negara yang digelar di lima tempat diikuti 10.764 pelajar, Minggu (30/7).
Menurut Sekretaris Disdik Makassar, Hasbi, bela negara telah dilaksanakan di tahun sebelumnya, dan tahun ini masih bagian dari kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Peserta yang ikut jumlahnya sekitar sepuluh ribuan semuanya adalah peserta baru dari berbagai SMP di Makassar.
Dia menambahkan, bela negara yang hanya berlangsung selama satu hari saja diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi anak-anak generasi muda terhadap bangsa dan cinta dengan negara.
“Ini kegiatan yang kedua kalinya, dan kalau kegiatan ini dianggap positif maka tentu kami akan terus menggelar kegiatan ditahun berikutnya,” sebutnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Ismunandar menyampaikan, materi yang diberikan selama bela negara disesuaikan dengan kemampuan fisik pelajar SMP agar mereka dapat menerima dengan baik materi yang disajikan.
“Ada pendampingan khusus bagi pelajar inklusi. Anak – anak kita yang inklusi tidak diwajibkan mengikuti materi baris – berbaris dan out bound. Kita lihat di lapangan, semangat mereka sangat kuat untuk ikut bela negara. Semangat ingin berbaur dengan teman – temannya, bahkan mereka (inklusi) tidak ingin diperlakukan berbeda,” ujarnya.
Di pelaksanaan bela negara tahun ini, lima tempat pelaksanaan bela negara Makodam XIV Hasanuddin di Jalan Urip Sumihardjo, Markas Yonif Raider 700 WYC, Markas Yonkav 10 Serbu di Jalan Perintis Kemerdekaan, Markas Yongarmed 6-105 Tarik, Jalan Letjend Mappaoddang, dan di Markas Yonzipur 8 SMG di Jalan Rajawali.
Peserta Bela Negara mengikuti dua materi pokok yaitu materi pembekalan terkait Pancasila dan narkoba. Kemudian materi praktik baris berbaris dan out bond.
Mereka dibimbing langsung oleh 123 pelatih dan pembina dari jajaran TNI Kodam XIV/Hasanuddin.
Kegiatan inipun mendapat apresiasi dari Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat hadir membuka kegiatan. Menurut Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar, usia SMP masa tepat bagi anak diberikan dan ditanamkan semangat nasionalisme untuk cinta tanah air, kota dan semangat kebangasaan bagi anak-anak.
“Ini waktu yang baik menanamkan semangat nasionalisme dan kebangsaan bagi anak-anak kita,” terang Danny. (arf)
