MAKASSAR, BKM — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel tahun ini akan menggelar beberapa angkatan untuk kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pembuatan pakan ternak.
Untuk angkatan pertama, sebanyak 60 orang petugas teknis dan anggota kelompok peternak utusan Dinas Peternakan Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, dan Parepare mengikuti kegiatan tersebut.
Bimtek yang mengajarkan cara pembuatan pakan ternak dilaksanakan selama tiga hari, dimulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2017 di Gahara Hotel Jalan Hertasning, Makassar. Pembukaannya dilakukan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel Ir H Abdul Azis, MM. Hadir pula Sekretaris Dinas PKH Sulsel Ir Hj Hermawaty, MSi dan Kepala Bidang Prasarna dan Sarana Peternakan Provinsi Sulsel Ir Syaiful yang juga ketua panitia dalam kegiatan ini.
Selama kegiatan berlangsung, sejumlah pemateri berasal dari dosen Unhas dan Dinas PKH Provinsi Sulsel. Mereka adalah Kadis PKH Provinsi Sulsel Ir H Abdul Azis, Prof Dr Ir Sudirman Baso,MSc, Prof Dr Ir Jasmal Syamsul,MSi, Dr Muhammad Yusuf, SPt dan Dr Hikmah M Ali, SPt,MSi dengan moderator Dr Ahmad Masykuri,SPt,MSi.
Ketua Panitia Ir Syaiful mengatakan, tujuan dari pelaksanaan bimtek pembuatan pakan ternak ini untuk meningkatkan keterampilan pengetahuan petugas dan kelompok peternak mengenai jenis-jenis pakan. Juga meningkatkan kemampuan petugas teknis, peternak dan kelompok peternak dalam membuat dan mengelola pakan dengan memanfaatkan bahan lokal. Serta peternak dan kelompok peternak dapat mengmbangkan usaha pakan lokal.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel Ir H Abdul Azis mengatakan, bimtek pembuatan pakan ternak bagi petugas teknis dan kelompok peternak dianggap sangat penting. Karena berbicara tentang pakan sangat erat kaitannya dengan pengembangan usaha peternakan.
”Soal pakan, maka aspek mutu, kualitas maupun kuantitas menjadi sangat penting untuk diperhatikan dalam pengembangan usaha peternakan. Dalam usaha peternakan, aspek kecukupan pakan terhadap ternak harus terpenuhi,” ujarnya. (rls)
60 Peternak dan Petugas Teknis Diajar Buat Pakan Ternak
