KEBERHASILAN meraih Adipura ketiga kalinya secara beruntun disambut penuh sukacita. Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Syamsu Rizal bersama seluruh pejabat pemkot menyambut kedatangan piala ini, kemarin.
Arak-arakan pun digelar. Dimulai dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Anjungan Pantai Losari. Rombongan utama yang membawa piala Adipura berada di atas sebuah mobil Jeep. Di belakangnya mengikut iring-iringan panjang. Kemacetan pun tak terhindarkan di sepanjang jalan yang dilalui.
Di sepanjang jalan, siswa siswi sekolah tampak antusias melakukan penyambutan. Tidak sedikit para pelajar itu mencoba menyalami orang nomor satu di Makassar yang ada di atas mobil.
Yang berbeda saat arak-arakan adalah baju yang dikenala wawali yang tidak seragam dengan pejabat lainnya. Ical –sapaan akrab Syamsu Rizal– tampil dengan mengenakan baju batik berwarna gelap. Sedangkan Danny bersama pejabat lain tampil menggunakan baju kaos berwarna orange.
Di Anjungan Pantai Losari Makassar, usai melakukan arak-arakan. wali kota beserta pejabat pemkot segera melakukan sujud syukur di atas panggung. Wawali tidak tampak di prosesi ini.
Dalam sambutannya, Danny mengatakan bahwa penghargaan yang diraih bukan puncak kesuksesan. ”Tetapi apa yang telah diraih ini menjadi awal menggapai kesuksesan,” ujarnya.
Untuk itu, Danny menghaturkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari OPD, petugas kebersihan dan seluruh masyarakat yang berperan aktif menjaga kebersihan di Kota Makassar.
“Kita optimis tahun depan dapat meraih Adipura Paripurna yang namanya telah diganti dengan Adipura Kencana,” sebutnya.
Agar harapan dan cita-cita dapat diraih tahun akan datang, Danny menyebut harus benar-benar memperhatikan beberapa hal. Seperti pembenahan pasar tradisional dan drainase.
Menyusul raihan ini, ada asa yang terbersit dari petugas kebersihan. Salah satunya harapan adanya kenaikan gaji bagi mereka.
Seperti diutarakan Mahwan (52) yang ditemui di Anjungan Pantai Losari Makassar, Kamis (3/8) siang.
Sudah enam tahun ini Mahwan berprofesi sebagai petugas penyapu jalan di wilayah Kecamatan Manggala. “Saya berharap tahun ini Pak Wali lebih memperhatikan nasib kami, yang setiap hari bekerja membersihkan Kota Makassar,” ujarnya.
Setiap bulan, upah yang didapat Mahwan sebesar Rp1,7 juta. Kendati demikian, dia tetap bersyukur dengan apa yang diperolehnya.
“Kalau gaji tiap bulan sudah standarmi. Saya dapat Rp1,7 juta setiap bulan. Tapi saya tetap harap ada kenaikan gaji kalau bisa,” imbuhnya. (arf/rus)
Petugas Kebersihan Berharap Gaji Naik
