MAKASSAR, BKM — Satu lagi tersangka pembobol brankas PDAM Makassar dibekuk. Namanya Asri Narang (28). Ia diringkus tim Reskrim Polres Palu, Jumat (4/8) pukul 15.00 Wita.
Penangkapan ini dilakukan berdasarkan hasil koordinasi Polrestabes Makassar ketika keberadaannya diketahui tim Resmob Polrestabes. Dengan diamankannya Asri, berarti sudah ada tiga tersangka dalam kasus ini yang ditangkap. Sebelumnya polisi telah menangkap Muh Tuanaya di Ambon, dan Muh Irwan di Biringkanaya, Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi yang dikonfirmasi, Jumat sore (4/8) membenarkan penangkapan Asri. Ia menjelaskan, Asri dibekuk saat dilakukan pengejaran oleh tim Resmob Polrestabes Makassar. Tim kemudian mendapat informasi mengenai keberadaan tersangka yang sedang ada di Palu, Sulawesi Tengah.
”Begitu anggota mendapat informasi, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Palu. Selanjutnya kami mengirimkan surat penangkapan ke sana,” jelas Endi.
Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu menyebut, Asri merupakan warga Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Usai diringkus, ia kini ditahan di dalam sel Polres Palu.
Dari hasil interogasi terhadap Asri, menurut Endi, dia mengaku bertindak selaku sopir saat berlangsung pembobolan brankas. ”Dari pengakuan sementara, tersangka Asri berperan sebagai sopir. Besok (hari ini) tim resmob kita kirim untuk menjemput tersangka,” terang Endi.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan, mengakui jika buron pembobol brankas PDAM telah melarikan diri ke luar Sulsel. Hanya saja, dia tidak memastikan di daerah mana pelarian keduanya.
Karena dari pemeriksaan dua eksekutor yang telah ditangkap, yakni Muh Tuanaya dan Muh Irwan, mereka enggan menyebutkan keberadaan pelaku lainnya.
”Dari pemeriksaan dua eksekutor yang sudah tertangkap, mereka enggan menyebutkan pelarian rekannya. Diduga keduanya sudah melarikan diri ke luar Sulsel. Meski begitu, anggota masih terus mencari informasi tentang keberadaannya,” jelas Anwar, kemarin siang.
Selain itu, Satreskrim Polrestabes Makassar juga berkoordinasi dengan Polres Ambon dimana Muh Tuanaya dibekuk. Polisi di sana diminta bantuannya guna mencari keberadaan kedua buron tersebut. Koordinasi dengan polres se-jajaran Poldal Sulsel terus dilakukan.
Dengan tertangkapnya Asri, berarti tersisa satu pelaku pembobolan yang masih dikejar. Dia adalah Tamma. (ish-jul/rus)
Satu Tersangka Pembobol Brankas PDAM Dibekuk di Palu
