Site icon Berita Kota Makassar

Camat Bantah tak Perhatukan Warganya

MAKALE, BKM — Camat Masanda M.L. Tulak Rerung membantah tudingan tak memberikan perhatian kepada warganya terutama bagi warga yang menderita sakit.
Disela-sela kunjungan tim gabungan Pemkab, Camat Tulak Rerung didampingi Kepala Lembang Markus Lintin Paretta, kepada BKM menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan bohong. Menurutnya ke tujuh warganya memang menderita penyakit bawaan sejak lahir dan dikategorikan penyandang disabilitas tapi tetap mendapat KIS, Askes dan Raskin.
”Setiap bulan pihak Puskesmas setempat terus melakukan pendataan untuk mengetahui kondisi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” ujar Camat.
Olehnya itu pihaknya heran setelah ramai di medsos bahwa warganya sudah 20 tahun lumpuh layu tidak ada perhatian pemerintah.
Kadis Kesehatan Tator dr Anton Rerung mengakui hasil observasi medis tujuh warga Lembang Paku diduga lumpuh layu hanya menderita penyakit bawaan sejak lahir.
Buktinya masih bisa bergerak, meskipun memang ada diantara merek tidur terus karena memang apnormal sejak lahir dan masuk kategori penyandang disabilitas.
Untuk menambah kondisi tubuhnya lebih bugar karena Dinas Kesehatan, Camat dan Lembang segera merujuk ke RS untuk mendapatkan perawatan.
Warga Ratteada Lembang Paku Kecamatan Masanda Tana Toraja, Bongga (20), Merratte (30), Kamba (17), Epan Daba (13), Alam (12), Febrianto Datu (19) dan Ono (80) menderita lumpuh layu.
Terpisah ibu penyandang disabilitas Kida (60) mengatakan sejak berumah tangga suaminya Bongga (70) dikaruniai enam anak bersaudara. (gus/C).

Exit mobile version