Site icon Berita Kota Makassar

Optimis Padi Organik Jadi Unggulan

LUTIM, BKM — Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengaku optimis padi organik menjadi produk unggulan. Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler pada acara tanam perdana padi organik di Desa Manurung Kecamatan Malili, Kamis (10/8) mengajak petani untuk mengembangkan produksi beras organik di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru tersebut. “Kami menargetkan beras organik sebagai salah satu komoditi unggulan daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, penanaman padi organik ini juga mendapat dukungan dari Millenium Challenge Account Indonesia, Yayasan Lembaga Pengkajian Pembangunan Ekonomi Masyarakat (YLP2EM) dan PT Vale Indonesia.
“Pola tanam organik yang sudah dilakukan sejak 2016 ini dan sedikitnya sudah mencapai 46,4 hektar yang tersebar diseluruh Kabupaten Luwu Timur dengan Provitas rata-rata 3,39 ton perhektar,” ungkap Husler.
Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya dalam rangka meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Luwu Timur.
“Tanaman padi organik terus kami kembangkan dengan harapan di tahun 2017 ini luasan lahan bisa mencapai 82 hektar, sehingga hasil padi organik nantinya mampu bersaing di pasaran dan menjadi produk unggulan di Luwu Timur,” ungkapnya.
Husler menambahkan, penanaman padi secara organik ini mampu membawa keuntungan. Mulai dari menghemat biaya produksi, hemat tenaga kerja, hemat air dan hasil panen akan memiliki nilai ekonomis tinggi.
“Pemkab telah menyalurkan berbagai bantuan penujang dan peralatan pertanian untuk desa Manurung diantaranyaTraktor 6 unit, pompa air 2 unit, combain mini 1 unit dan pintu air telah dibuat sebanyak 9 titik,” ungkapnya.
Sementata itu, Direktur YLP2EM, Ibrahim Fattah menambahkan, program tanam padi organik ini merupakan usaha perusahaan dalam membantu meningkatkan pendapatan petani. (alp/C)

Exit mobile version