Site icon Berita Kota Makassar

Perawat dan Honorer Dijambret di Bontonompo

GOWA, BKM — Kecamatan Bontonompo tampaknya mulai rawan dengan aksi jambret. Pada Jumat malam (11/8) sekitar pukul 20.00 sampai 21.00 Wita, dua orang wanita dijambret didua tempat berbeda. Satunya terjadi di poros Kampung Balla Parang, Kelurahan Kalaserena, satunya lagi di poros Bu’nea, Kelurahan Bontonompo.
Peristiwa pencurian dengan kekerasan ini awalnya dialami perempuan bernama Suciati (23), seorang pegawai honorer beralamat di BTN Sompu Raya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Suciati seperti dalam laporannya ke Polsek Bontonompo, saat itu ia melintas di jalan poros Kalaserena, Kampung Balla Parang berboncengan dengan rekannya bernama Wahida Nur.
Dalam perjalanan melintas itu, tiba-tiba sebuah sepeda motor Honda Beat Pop merah tanpa nomor polisi memepet motor korban dan langsung menarik tas milik korban yang diselempang di pundak. Korban tak mampu mempertahankan tasnya, sehingga pejambret langsung tancap gas.
”Dalam tas korban berisi satu unit HP merk OPPO F1S, HP Samsung lipat dual sim, SIM C, SIM A, STNK sepeda motor Mio JT, kartu ATM BRI, dan ATM Bank Bukopin. Dari rekap yang dilakukan, korban mengalami kerugian sebesar Rp4,5 juta,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Minggu (13/8).
Beda dengan Suciati, korban jambret lainnya bernama Hadasiah (26), seorang perawat pada RS Thalia Irham Panciro. Hadasiah yang juga warga Desa Pa’rampunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar ini dijambret lelaki tak dikenal di poros Kampung Bu’nea, Kelurahan Bontonompo, Kecamatan Bontonompo, Gowa, pada pukul 21.15 Wita.
Saat itu korban mengarah pulang ke rumahnya di Polombangkeng Utara. Dalam perjalanan, ia dijambret pemuda bersepeda motor. Kebetulan Hadasiah naik motor sendirian. Tas Hadasiah berhasil dibawa lari penjambret. Adapun Isi tasnya, yakni satu unit HP merk Samsung J3, SIM C, STNK, kartu ATM BRI, ATM BNI, dan ATM Bank Muamalat. Hadasiah sendiri mengaku rugi sebesar Rp13 juta karena ulah jambret tersebut.
”Kedua korban telah melapor ke Polsek dan atas dua kasus ini pihak Sekta Bontonompo melakukan pengembangan untuk mencari jejak pejambret tersebut,” kata Mangatas Tambunan. (sar/mir/c)

Exit mobile version