Site icon Berita Kota Makassar

Teliti Musrenbang, Hermansyah Raih Doktor

MAKASSAR, BKM — Dosen STISIP Muhammadiyah Sinjai Drs Hermansyah, M.I.Kom resmi menyandang gelar doktor bidang administrasi publik setelah berhasil mempertahakan disertasinya dengan judul Model Partisipasi Publik Dalam Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Di Kabupaten Sinjai di Aula Mini Prof Abd Syukur Gedung FISIP Unhas Tamalanrea, Senin (14/8).
Tim Promotor terdiri dari promotor Prof DR H Sangkala, MA, Ko-Promotor Prof DR Suratman, M.Si dan DR Atta Irene Allorante, M.Si. Tim penguji yakni penguji eksternal Prof DR Paulus Asraman, M.Si sedangkan penguji internal yaitu Prof DR Haselman, M,si, Prof DR H Baharuddin, M.Si dan DR H Muhammad Yunus, MA.
Hermansyah dalam hasil penelitiannya menemukan proses partisipasi dalam pelaksanaan tahapan Musrenbang desa di Kabupaten Sinjai dilakukan dalam dua bentuk tahapan yakni tahapan perencanaan dan tahapan pelaksanaan kegiatan.
Pada proses tahapan perencanaan kegiatan Musrenbang desa, partisipasi publik belum terwujud dengan baik. Sedangkan pada tahapan pelaksanaan kegiatan Musrenbang desa partisipasi publik mulai muncul namun belum secara utuh wujud partisipasi masyarakat terlihat dalam proses rencana kegiatan pembangunan desa.
Hal menarik adalah tingkat partisipasi masyarakat dalam Musrenbang masih rendah. Dimana masih ada sebatas pada tingkat manipulatif sampai pada tingkat konsultatif.
Faktor-faktor yang menghambat partisipasi masyarakat jelas Hermansyah terjadi dalam proses perumusan perencanaan pembangunan antara lain rendahnya kualitas pendidikan, tingkat pendapatan yang rendah, kurangnya lapangan kerja, kurangnya kepedulian warga serta kurangnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
”Model partisipasi publik dalam pelaksanaan Musrenbang di Kabupaten Sinjai masih belum menunjukkan adanya partipasi warga yang baik. Sehingga dibutuhkan adanya pengembangan model dimana kegiatan perencanaan dimulai dari Musrenbang dusun sebagai media partisipasi langsung warga masyarakat dalam memberikan usulan rencana kegiatan pembangunan,” tukas Hermansyah yang juga dosen Ilmu Komunikasi STAIN Watampone ini kemarin. (ila)

Exit mobile version