Site icon Berita Kota Makassar

Amuk Pria Berilmu Kebal, Empat Ditebas, Satu Anggota TNI

SIDRAP, BKM — Warga Jalan Mawar, Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap geger. Salah seorang warga tiba-tiba mengamuk dengan sebilah parang, Selasa (15/8). Hasan menebas sedikitnya empat orang pada pukul 14.00 Wita.
Anggota TNI-AD dari Kodim 1420 Sidrap Serka Labandung menjadi salah satu korbannya. Ia ditebas oleh Hasan yang mengamuk secara membabibuta.
Selain Serka Labandung, warga sipil lainnya yang jadi korban adalah Laompo asal Arateng menderita luka tusuk. Juga Lakandang dan Lapakke, warga Kelurahan Amparita. Mereka mengalami luka tebas di bagian punggung, tangan dan kepala. Semuanya dirawat di RS Nene’ Mallomo, Sidrap.
“Dia (Hasan) mengamuk sejak pagi. Dia sebelumnya mendatangi anaknya di TK Amparita dan mengancam akan membunuhnya. Setelahnya, dia mengamuk membabi buta menyerang warga,” ujar Rudi, salah seorang saksi mata.
Hingga Selasa sore, pelaku belum bisa dilumpuhkan dengan alasan keamanan. Pria bertubuh kekar yang mengenakan baju singlet warna hitam ini, memilih mengamankan diri di atas rumah panggung miliknya.
Pada pukul 16.45 Wita, Hasan kembali mengamuk. Dia membakar rumahnya sendiri.
La Hasan akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah parewang (ilmu kebal) yang disimpan di dalam mulut pelaku dibuang, karena hawanya yang panas.
Sebelumnya, polisi sangat kesulitan melumpuhkannya dengan peluru karet, gas air mata maupun peluru hampa. Pelaku baru bisa dilumpuhkan dengan ditembak di bagian betis kanan.
Kapolres AKBP Witarsa Aji datang langsung ke lokasi. Pelaku ini sudah diamankan dan dilarikan ke RS Nene’ Mallomo dengan pengawalan ketat.
“Pelaku diamankan dengan cara dilumpuhkan, karena punya ilmu kebal. Setelah pendekatan ke keluarga pelaku, mereka ikhlas jika Hasan dilumpuhkan,” katanya saat memberikan keterangan persnya.
Kapolres telah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi. Barang bukti juga telah diamankan. Motifnya masih diselidiki. Laporan dari keluarganya, La Hasan diduga stres berat. (ady/rus/b)

Exit mobile version