Site icon Berita Kota Makassar

Dukung Pariwisata, Mandiri Salurkan Dana Rp2 T Lebih

MAKASSAR, BKM — Bank Mandiri akan terus mendukung pengembangan pariwisata di Sulsel. Dukungan yang diberikan dalam hal pendanaan untuk perluasan dan perbaikan infrastruktur, membuat jaringan pariwisata, maupun pengembangan UKM yang bisa mendukung kepariwisataan.
Hingga akhir Juli 2017, Bank Mandiri X Sulawesi dan Maluku telah menyalurkan pendanaan sekitar Rp5,6 triliun untuk membiayai industri yang ada di Sulsel. Dari jumlah tersebut, sekitar 35 persen atau sekitar dua triliun rupiah dialokasikan untuk industri makanan dan industri lainnya yang dapat mendukung kepariwisataan.
”Bank Mandiri sangat mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia. Termasuk di Sulsel. Misalnya pekan lalu, kami mendatangkan 80 orang mitra Mandiri dari Pertamina untuk rapat di Makassar. Setelah melaksanakan rapat selama dua hari, kami mengajak kepada para peserta untuk berwisata ke Rammang-rammang dan Pulau Samalona. Para peserta kagum dan terkesimak dengan Rammang-rammang yang dinilai menyerupai Vietnam. Ini tentu nilai plus saat mereka bercerita kepada teman-temannya maupun keluarganya tentang bagaimana keindahan potensi pariwisata Rammang-rammang dan Samalona,” tutur Regional Operation Head Bank Mandiri X Sulawesi dan Maluku, Tonggo Marbun pada acara Diskusi Media bertema ‘Potensi dan Tantangan Dalam Meningkatkan Sektor Pariwisata di Sulsel di Hotel Trisula Makassar, Selasa (15/8).
Selain Tonggo Marbun, diskusi yang digelar Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel ini juga menghadirkan sejumlah narasumber lainnya, masing-masing Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Sulsel, HA Musaffar Syah, dan Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel, Andi Januar Jaury Darwis.
Kepala Disbudpar Sulsel, Musaffar Syah mengemukakan, meski daerah lain gencar untuk menggalang wisatawan mancanegara (Wisman), tapi pihaknya lebih tertarik untuk mendorong wisatawan nusantara (Wisnus) datang berkunjung ke Sulsel.
”Kalau daerah lain fokus menggarap Wisman, kami lebih fokus pada Wisnus. Karena pembelanjaan Wisnus jauh lebih tinggi daripada Wisman. Dengan kondisi seperti ini tentu menggairahkan industri-industri yang bergerak disektor kepariwisataan. Kami juga berharap agar seluruh stakeholder kepariwisataan termasuk pemerintah kabupaten dapat secara bersama-sama mendukung upaya kami,” ujar Musaffar.
Sementara itu, Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga berharap agar ada sinergi yang baik antara pemerintah daerah maupun para pelaku industri pariwisata. ”Kami dari PHRI Sulsel siap mendukung penuh pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan jumlah wisatawan ke daerah ini. Apalagi erat kaitannya dengan penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang bergerak di sektor kepariwisataan,” ujar Anggiat. (mir)

Exit mobile version