Site icon Berita Kota Makassar

Perampok Gorok Leher Pemilik Rumah Pakai Cutter

MAKASSAR, BKM — Peristiwa perampokan terjadi di kompleks perumahan BTN Minasa Upa, Rabu (16/8). Rumah yang terletak di Blok D2 nomor 12 dimasuki pelaku kira-kira pukul 10.45 Wita.
Seorang ibu rumah tangga yang ada di dalam rumah jadi sasaran. Namanya Madinah. Berusia 40 tahun.
Ketika pelaku beraksi dan masuk ke dalam rumah, korban langsung berteriak histeris. ”Rampok….rampok…”
Saksi bernama Abdul Malik (42), seorang juru parkir yang beralamat di Jalan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa mengaku awalnya mendengar suara orang ribut-ribut di bagian belakang rumah. Dia kemudian mengeceknya.
Didapati penghuni rumah berteriak minta tolong dari dalam rumah melalui jendela. Lehernya sudah dalam keadaan tergorok. Pelaku menggunakan pisau cutter melukai korbannya.
Madinah kemudian berusaha dikeluarkan dari dalam rumah melalui jendela. Namun dia berteriak dengan mengatakan bahwa ada anaknya di dalam rumah. Anak itu pun kemudian dikeluarkan, juga melalui jendela.
Saksi lainnya, Hamzah (32) warga Jalan Pallantikang, Gowa mengaku tegah mengecat sebuah rumah di blok D1. Mendengar ribut-ribut di belakang rumah, ia lalu menyeberang ke blok D2. Di situ sudah banyak warga yang berkumpul dan berteriak ada perampok.
Pukul 11.15 Wita, warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Minasa Upa. Selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Faisal guna mendapat perawatan medis. Namun karena lukanya yang cukup parah, pukul 12.50 Wita korban dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrae.
Pukul 11.20 Wita, personel Polsek Rappocini dan Polrestabes yang dipimpin Kapolsek Kompol Kodrat Muh Hartanto tiba di TKP. Ia mengimbau warga agar tenang dan tidak main hakim sendiri.
Pelaku bernama Irwansyah (30), warga Jalan Talasapang IV kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara. Ia babak belur dihakimi massa yang berhasil menangkapnya.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol H Burhanuddin, mengatakan baik pelaku maupun korban belum bisa dimintai keterangannya. ”Keduanya masih mendapat perawatan di rumah sakit. Kita tunggu waktu untuk meminta keterangannya,” jelas Burhanuddin, kemarin. (jul/rus)

Exit mobile version