UPACARA peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 tingkat Kota Makassar berlangsung hikmat di Lapangan Karebosi, Kamis (17/8). Seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Tak terkecuali prosesi pengibaran bendera merah putih.
Laporan: Arif Alqadry
ADA kisah yang tak terbayangkan diceritakan Mutmainnah Sain, seorang anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) tingkat Kota Makassar. Ternyata, ia tak pernah memberitahukan kepada orangtuanya kala mendaftar hingga lolos terpilih menjadi paskibra.
Bukan tanpa alasan Mutmainnah melakukan hal itu. ”Saya sengaja tidak menyampaikan kepada orang tua, karena saya tidak mau mereka over perhatian ke saya. Nanti di hari pelaksanaan baru saya sampaikan dan mengajak mereka untuk datang menyaksikan pengibaran bendera di sini,” tuturnya saat ditemui di Ajungan Pantai Losari, seusai menunaikan tugasnya di Lapangan Karebosi.
Pengibaran bendera merah putih disaksikan ratusan peserta upacara. Suksesnya prosesi ini tidak terlepas dari penampilan sempurna para parkibra. Salah satunya Mutmainnah yang mendapat amanah membawa baki bendera merah putih.
Paskibra putri perwakilan dari SMAN 5 Makassar ini pun tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya telah melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya. Diapun merasa bangga terpilih bertugas membawa baki bendera merah putih. Hal tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan baginya.
“Ini pengalaman yang sangat berharga. Selain dapat memperkenalkan nama sekolah, orang tua, juga diri sendiri,” terangnya.
Sejak pendaftaran hingga pelatihan dimulai 2 Juli lalu, Mutmainnah harus bersaing dengan 999 peserta. Seleksi dan latihan dilakukan langsung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar.
“Dari 999 peserta, saya yang terpilih untuk membawa baki bendera. Ini suatu kebanggann tersendiri,” tandasnya. (*/rus)
