LUTIM, BKM — Pemkab Luwu Timur bersama Kelompok Pecinta Alam (KPA) Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) melakukan gerakan aksi kali bersih di Sungai Sintomu, Kecamatan Wotu, Minggu (20/8) kemarin.
Selain KPA Sangkar, Pemuda Pancasila dan masyarakat desa Lampenai serta Bawalipu juga ikut mengambil bagian dalam aksi yang nyata dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, Kepala Dinas (Kadis) DLH, Andi Tabacina Achmad, serta beberapa pejabatan, Kepala Desa (Kades) Lampenai, Saenal dan Kades Bawalipu, Solihin terlihat turun langsung dalam aksi ini.
Gerakan Aksi Kali Bersih tersebut dikomandoi langsung oleh Bupati, Thorig Husler. Orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini terlihat berada diatas perahu dengan menggunakan semacam jaring untuk menangkap sampah diatas permukaan air.
Beberapa armada truk pengangkut sampah juga disiagakan untuk melancarkan program kali bersih atau Prokasih. “Sosialisasi program lingkungan itu penting dilakukan tapi harus dibarengi aksi nyata seperti ini,” ungkap Husler.
Menurutnya, untuk mengubah pola kebiasaan masyarakat membuang sampah disungai memang bukan hal yang mudah. Soalnya, budaya buruk membuang sampah di sungai sudah terbentuk sejak lama karena pola fikir masyarakat yang instan dan praktis.
Padahal, dampak yang ditimbulkan akibat membuang sampah di sungai dapat mendatangkan bencana banjir dan penumpukan sampah. “Semoga aksi nyata bersih sungai ini dapat mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah disungai,” ungkapya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad mengatakan, aksi bersih sungai ini merupakan bagian dari program kali bersih.
“Tahap pertama, sungai Sintomu yang merupakan pertemuan sungai Bawalipu dan Lampenai menjadi target operasi,” ungkapnya. (alp/C)
Pemkab-KPA Kompak Bersihkan Sungai
