MAKASSAR, BKM — Bazaar Properti kerja sama Harian Fajar dan Real Estate Indonesia (REI) akan dilaksanakan 4-8 Oktober mendatang. Even yang diperuntukkan bagi semua segmen ini akan memasarkan 3.000 unit rumah.
Sebanyak 40 pengembang hadir untuk memasarkan huniannya yang diperuntukkan bagi semua kalangan. Mulai dari pegawai negeri sipil (PNS), BUMN, hingga karyawan industri PT KIMA.
Ketua DPD REI Sulsel Arief Mone, mengatakan bazaar properti ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, pihaknya menyediakan 3.000 unit hunian semua tipe. Baik bersubsidi maupun komersil.
“Ada 3.000 unit yang kita siapkan. 2.500 unit rumah bersubsidi dan 500 komersil. Kita berharap ada bantuan uang muka dari pemerintah untuk masyarakat,” ujarnya pada launching Bazaar Properti REI-Fajar di Sekretariat DPD REI, Rabu (23/8).
Arief berharap, bazaar properti ini semakin menggairahkan masyarakat untuk berinvestasi di sektor perumahan. Sehingga dapat meningkatkan realisasi perumahan di Sulsel, yang saat ini mencapai angka 10 ribu unit.
Menurutnya, ada berbagai kemudahan dan potongan harga yang akan diberikan pada masyarakat selama pameran. Termasuk suku bunga yang menurun.
Ia menargetkan transaksi selama pameran pada tahun kedua ini ini dapat meningkat hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. ” Tahun kemarin kita capai Rp100 miliar. Tahun ini kita target Rp150 miliar selama pameran,” jelasnya.
Direktur PT Media Koran Fajar, Faisal Syam mengatakan, bazaar properti ini merupakan tahun kedua yang digelar sejak 2016 lalu. “Tahun kedua ini harus ada peningkatan. Harus beda dari bazaar yang lain,” imbuhnya. (mat/rus)