Site icon Berita Kota Makassar

Anak dan Menantu Bupati Wajo Berpotensi Berhadapan

WAJO, BKM–Konstelasi jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Wajo akan lebih menarik dan bisa memanas manakala anak dan menantu Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru akan saling berhadapan.
Seperti diketahui menantu Andi Burhanuddin Unru yakni dr Baso Rahmanuddin sudah menegaskan bila dirinya ingin maju sebagai calon bupati. Dr Baso yang tercatat sebagai Kadis Kesehatan Wajo ini bahkan telah bersosialisasi dan membentuk tim dan relawan. Sementara putri Burhanuddin Unru yakni Andi Fadillah Burhanuddin terus menjalin komunikasi dengan anggota DPR RI dari Partai Gerindra Andi Iwan Darmawan Aras. Jika Andi Iwan dan Fadillah jadi berpasangan maju di Pilbup, maka bisa jadi posisi lawan seperti Andi Syahrir Kube Dauda dan Amran Mahmud akan sangat diuntungkan.
Pemerhati politik dari Indeks Poltika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menilai Pilbup Wajo akan sangat menarik, jika Andi Iwan Aras maju dan menggandeng putri bupati Andi Fadillah Burhanuddin, “Pasangan ini tergolong kuat, sebab Andi Iwan yang meraih suara besar di Wajo saat di Pileg 9 April 2014, membuatnya sangat diperhitungkan lawan-lawannya. Jika Andi Iwan menggandeng putri bupati, tentu penyatuan kekuatan itu sangat positif dan saling mengisi,”ujar Suwadi, Kamis (24/8).
Selain siap menggandeng putri bupati, Andi Iwan juga perlu menjajaki figur lain, seperti Andi Anugrah Dewantika, Dr Amran Mahmud dan lainnya. “Namun apakah putri bupati Andi Fadillah Burhanuddin mau 02, tentu politik adalah komunikasi yang utama, jika komunikasi hidup diantara keduanya, maka yang muncul adalah pengabdian mereka untuk Wajo,”jelasnya.
Dosen politik dari Unismuh Makassar Dr Andi Luhur M Prianto menilai jika peluang Andi Iwan di kontestasi Pilbup Wajo masih terbuka. Andi Iwan juga sudah punya pengalaman berkontestasi di Pileg, dan lulus ujian. “Tetapi saya liat sepertinya kurang confidence untuk maju di Pilbup Wajo. Bisa jadi memang karena jumlah kursi Gerindra yang tidak cukup setengah dari syarat usungan. Gerakannya juga seperti tidak seagresif kandidat lain,”jelas Luhur.
Soal peluangnya untuki berpasangan dengan Andi Fadillah, putri bupati, “Saya kira juga butuh proses. Di keluarga petahana, sudah ada dr Baso yang siap jadi suksesor. Tentu perlu kompromi keluarga untuk situasi itu. Tapi politik kan penuh kemungkinan-kemungkinan. Bisa saja, meskipun saya menganggap pasangan belum membangun chemistry yang kuat,”pungkansya. (rif)

Exit mobile version