MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar kembali meyudisium perwira remaja pelayaran, Rabu (23/8). Mereka dinyatakan lulus usai mengikuti ujian karya tulis ilmiah di Aula Kampus Polimarim.
Perwira remaja pelayaran baru itu berjumlah 256 orang. Rinciannya, program studi KPN 117 orang, prodi teknika 56 orang dan prodi nautika 83 orang. Yudisium dilakukan Direktur Polimarim AMI Amrin A Rani.
”Dengan yudisium ini, artinya anda semua berhak menggunakan sebutan profesional ahli madya transportasi (AMd Tra),” kata Amrin.
Menurut Amrin, ujian karya tulis ilmiah secara serentak ini merupakan kali kedua digelar. Tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaannya dilakukan secara terpisah.
”Kita selalu melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ujian serentak ini. Hasilnya, semakin berkembang, baik di sisi taruna maupun pengujinya,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan ujian yang dirangkai yudisium, di tempat yang sama dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Polimarim AMI dengan PT Bank BRI Cabang Somba Opu. Direktur Polimarim Amrin Rani dan Pemimpin Cabang PT BRI Makassar Somba Opu Irwandi Madali menandatangani MoU tersebut.
”Sebagai bentuk kerja sama, atas nama institusi saya membuka rekening di Bank BRI Cabang Somba Opu. Ke depannya masih akan dibicarakan apa yang akan dikerjasamakan,” jelas Amrin lagi.
Selain kerja sama dengan pihak luar, Polimarim juga terus mempersiapkan pelaksanaan ujian keahlian pelayaran (UKP). Setelah menggelar dengan sistem manual, ke depan UKP akan dilaksanakan menggunakan komputer dan secara online.
Ruangan untuk pelaksanaannya tengah dibenahi. Pihak kampus juga mendatangkan komputer sebanyak 100 unit. Anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan fasilitas pendukung ini mencapai angka Rp1,7 miliar.
Ke depan juga, Polimarim kembali akan membeli simulator cargo handling. Anggaran pembeliannya Rp16,5 miliar.
”Penandatanganan kontraknya bulan depan. Semuanya tanpa pendanaan dari bank,” tandas Amrin. (rus)
Polimarim Yudisium 256 Perwira Remaja Pelayaran
