SIDRAP, BKM — Kajari Sidrap, Jasmin Simanullang mewanti-wanti siswa SMAN 1 Panca Rijang untuk tidak coba-coba menggunakan narkoba.
“Jangan Coba-coba main narkoba, baik makai atau edarkan,” jelas Kajari Sidrap Jasmin Simanullang saat menyampaikan penyuluhan hukum dalam Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Panca Rijang, Senin (28/8).
Jasmin memberikan pencerahan tentang bahaya narkoba karena prihatin dengan tingginya kasus narkoba yang ditangani di Kejari Sidrap.
“Bayangkan selama 3 tahun ini sekitar 400 an kasus yang masuk ke Kejaksaan. Makanya saya harap adek-adek sekalian tidak sampai terjerumus. Belajarlah dengan baik. Jangan mau disuruh ngantar bungkusan kalau tidak tau apa isinya,” jelas Jasmin.
Jasmin mengaku sengaja turun untuk melakukan penyuluhan ini lantaran saat ini sasaran pengendar narkoba sudah merambah ke pelajar.
“Saya pilih SMAN 1 Panca Rijang ini karena di wilayah ini paling banyak yang terlibat dari kasus yang kami tangani. Kami dari Kejari berharap tidak ada diantara pelajar ini yang terlibat,” pungkasnya.
Kajari mengingatkan para siswa untuk membiasakan perilaku jujur. Sebab perilaku tidak jujur yang berujung pada perilaku korupsi berawal dari saat sekolah.
Sekkab Sidrap, Sudirman Bungi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pihak Kejari. Menurutnya memang saat ini anak-anak usia SMA perlu terus diingatkan untuk tidak terjerumus dalam hal-hal negatif.
“Kita paham bahwa diusia seperti adek-adek ini semangat ingin tahunya sangat tinggi. Jadi perlu terus diingatkan untuk tidak salah jalan. Namun bagaimana pun pak Kajari dan kami mengingatkan adek-adek, tapi tidak tekad dari dalam itu tidak akan ada hasilnya. Makanya kami ajak untuk terus untuk tidak terlibat masalah hukum, “harap Sudirman dihadapan ratusan siswa SMAN 1 Panca Rijang ini. (ady/C)
Kajari Warning Siswa Soal Narkoba
