BARRU, BKM– Anggota BEM Al Ghazali Barru, Asrudy mengalami pendarahan dibagian hidung, akibat dibogem oleh Andi Indra Dewa yang juga oknum honerer Dinas Pekerjaan Umum Barru, Senin (29/8).
Akibat aksi pemukulan ini, korban yang mengaku akan ikut dalam pemilihan Ketua BEM Al Ghazali ini sudah melaporkan kasus ini ke Polres Barru.
Asrudy sebagai korban pemukulan saat ditemui di UGD RSUD Barru mengaku tidak mengetahui sebab musababnya sehingga dipukul oleh pelaku.
“Saya tiba-tiba saja ditinju, saat duduk bersama teman dibelakang salah satu ruang perkuliahan di Kampus Al Ghazali Barru. Ini buktinya hidung saya berdarah karena sempat dipukul hingga delapan kali,” kata Asrudy.
Saat lukanya dibersihkan petugas UGD, Asrudy beberapa kali memperkenalkan diri sebagai wartawan, anggota LSM, anggota HMI dan pengurus BEM. Pemukulan dirinya diperkirakan karena mau ikut mencalonkan diri pada pemilihan Ketua BEM di STIA Al Ghazali pelaku itu memang senior saya, tetapi sekarang sudah bukan lagi mahasiswa, ” bebernya.
Andi Indra Dewa yang ditemui secara terpisah di Kampus Al Ghazali Barru, membantah kalau memukul korban hingga delapan kali.
“Saya cuma pukul satu kali karena gerakan spontan. Sebelumnya saya ditantang melalui pesan singkat yang dikirim melalui handphone teman Asrudy. Makanya, sebagai senior merasa tidak dihargai. Padahal kami sebagai senior mau memberikan pengalaman dalam berbagai kegiatan organisasi di kampus,” tandas Andi Indra.
Kapolres Barru AKBP Burhaman yang berusaha dihubungi tidak berhasil. (udi/C)
Pengurus BEM Polisikan Honorer PU
