Site icon Berita Kota Makassar

Polisi Minta Jangan Percaya Berita Hoax

SINJAI, BKM — Polres Sinjai meminta kepada masyarakat agar tidak muda percaya dengan berita hoax atau berita bohong bauk disampaikan melalui sosial media maupun perorangan. Sebab berita tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Apalagi berita yang mengandung unsur kebencian terhadap instansi pemerintah maupun Polri/TNI.
Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sardan kepada BKM di ruang kerjanya, Senin (28/8) menuturkan pihaknya menghimbau kepada warga di Kabupaten Sinjai untuk tidak terpengaruh dan percaya dengan isu atau informasi yang disampaikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Kami dari pihak kepolisian menghimbau kepada warga Sinjai agar tidak terprovokasi dan mempercayai informasi hoax yang tidak jelas sumbernya apalagi sekarang menghadapi Pilkada,” imbuh Kasat.
Kepada pengguna sosial media yang tergabung dalam sebuah wadah/grup agar kiranya admin dapat menfilter dan lebih selektif terhadap akun-akun yang tidak jelas,
“Terkhusus untuk wadah atau grup, saya minta Adminya Harus Selektif, jangan semua informasi semua dan sumber dia terimah tanpa ada cek dan kroscek informasi, dan kalau memang tidak jelas ya tidak usah diterima,” Jelasnya.
Kasat menegaskan menjelang Pilkada, salah satu alat yang mudah diakses dalam menyebar berita yang tidak jelas adalah sosial media. Olehnya itu pihaknya selalu memonitor perkembangan yang ada.
“Jika memang kita temukan ada yang seperti itu, kita lacak menggunakan Cyber crime, karena ini termonitor semua, dan jika ada unsur-unsur itu, maka akunya langsung di blokir dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Pengamat Sosial di Sinjai Idris menilai Pilkada serentak sudah tidak lama lagi. ”Perlu penegak hukum memproteksi akun-akun yang bersifat menebar hoax untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan karena jika dibiarkan hal ini bisa menimbulkan konflik antar masyarakat.”ungkapnya. (din/C)

Exit mobile version