Site icon Berita Kota Makassar

Basri Hasanuddin Akui Anwar Mampu Letakkan Dasar Pembangunan Sulbar

MAMUJU, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar menggelar seminar sekaligus uji publik RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Sulbar untuk tahun 2017-2022. Kegiatan yang berlangsung di Hotel D’Maleo Mamuju, Selasa (28/8) ini, bertujuan untuk membicarakan program pembangunan Sulbar.
Seminar ini dibawakan Prof Basri Hasanuddin dan Prof Akbar yang dihadiri para kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar juga dari pihak kabupaten se Provinsi Sulbar. Prof Basri Hasanuddin menjelaskan, berbicara potensi Sulawesi Barat sangatlah menjanjikan dikelola demi masa depan untuk daerah ini.
Juga pada kesejahteraan masyarakat, baik pada sektor perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan, juga pada sektor lainnya yang juga terus maju dan memberikan sumbangan pada peningkatan ekonomi daerah ini.
”Peletakan dasar yang dilakukan gubernur Sulbar dua periode, Anwar Adnan Saleh, cukup baik dan telah memberikan danpak positif terhadap kemajuan yang dicapai pada Provinsi Sulbar ini,” ungkapnya.
Selama 10 tahun memimpin Sulbar, Anwar telah menunjukkan kemajuan pembangunan maupun ekonomi masyarakat di daerah ini. ”Untuk itu, jangan terlalu banting setir. Tidak perlu dilakukan terlalu jauh. Karena yang kita lakukan adalah membangun kesinambungan terhadap program pembangunan berkelanjutan dalam melakukan pembangunan di Sulbar. Termasuk program infrastruktur yang terus dilanjutkan dalam konektivitas memajukan daerah ini,” kata Basri.
Basri menyarankan agar sektor pertanian dan perkebunan di Sulbar agar terus dikembangkan. Karena potensi yang dimiliki daerah ini sangatlah menjanjikan untuk dikelola dan dikembangkan demi memajukan ekonomi masyarakat Sulbar.
”Sulbar memiliki potensi lahan pertanian dan perkebunan yang menjanjikan. Juga, kesuburan lahannya lebih unggul. Yang dibutuhkan adalah keseriusan dalam mendorong perekonomian masyarakat. Juga, mengembangkan industri agro bisnis di Provinsi Sulbar. Jadi diharapkan komitmen kita bersama dalam memajukan dan mengembangkan agro industri di Sulbar. Termasuk pada sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan, baik di hilir maupun di hulu harus terus digenjot,” tegasnya.
Basri mengingatkan, selain menggenjot sektor perikanan, kelautan, pertanian, dan perkebunan, pihak terkait dengan keempat sektor ini, harus melakukan koneksi ke pusat secara maksimal.
Basri meyakini, jika program pro rakyat yakni home industri dikembangkan di Sulbar, tentu akan direspon pemerintah pusat. Termasuk pada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti juga pada Presiden RI, Joko Widodo. (ala/mir/c)

Exit mobile version